Beranda METRO Dua Kelurahan Di Kecamatan Medan Labuhan Terendam Banjir

Dua Kelurahan Di Kecamatan Medan Labuhan Terendam Banjir

BERBAGI

akses.co – Sebanyak 700 kepala keluarga di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan kebanjiran akibat tanggul jebol. Ada dua titik tanggul yang jebol.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, jebolnya tanggul akibat banjir Rob, Sabtu (11/8/2018). Dari kedua tanggul yang jebol tersebut, satu tanggul sebenarnya sudah berhasil diatasi Dinas PU Kota Medan. Namun berhubung ketinggian air masih lebih tinggi dari tanggul yang telah selesai diperbaiki menyebabkan air leluasa menggenangi rumah warga.

Sedangkan perbaikan satu tanggul lagi belum dapat dilakukan. Sebab, Dinas PU membutuhkan batang kelapa yang akan digunakan sebagai gambangan jalan alat backhoe long arm menuju lokasi benteng yang jebol. Begitu batang kelapa dipeoleh, perbaikan tanggul pecah langsung dilakukan petang hari.

“Dinas PU punya kesempatan untuk melakukan perbaikan tanggul pecah ketika pasang surut,” ungkap salah seorang warga.

Akibat tanggul jebol tersebut, air laut pun mengalir deras ke pemukiman warga. Selain merendam jalan dan halaman, air juga menggenangi rumah warga. Tak pelak kondisi itu sangat mengganggu aktifitas warga. Berdasarkan keterangan dari pihak BPBD Kota Medan, ada dua kelurahan yang terendam yakni Kelurahan Nelayan Indah dan Kelurahan Sei Mati. Di Kelurahan Nelayan Indah, ada 7 lingkungan yang terendam air, sedangkan di Kelurahan Sei Mati sebanyak 18 lingkungan. Ketinggian air dari kedua kelurahan tersebut rata-rata berkisar 10-30 cm. Panjang tanggul yang jebol sekitar 4 sampai 6 meter.

Atas kejadian ini Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin yang melakukan peninjauan bersama Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, Senin (13/8/2018) menginstruksikan Kadis PU Kota Medan segera mengatasi tanggul yang jebol tersebut.

“Manfaatkan waktu air surut untuk memperbaiki tanggul yang jebol. Untuk itu menunggu air surut, persiapankan seluruh bahan maupun peralatan yang akan digunakan. Begitu air pasang surut, langsung lakukan perbaikan sampai air laut tidak masuk lagi. Sedangkan perbaikan tanggul permanen menyusul,” tegas Eldin.

Eldin juga minta kepada BPBD untuk siaga di lokasi dan cepat melakukan evakuasi apabila air pasang kembali datang lebih tinggi. Di samping itu bekerjasama dengan pihak kecamatan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan jika dibutuhkan guna melayani warga dengan sebaik-baiknya. (eza)

Comments

Komentar