Beranda METRO DPRD Minta Dinas Kebudayaan Tingkatkan Upaya Pelestarian Kebudayaan Medan

DPRD Minta Dinas Kebudayaan Tingkatkan Upaya Pelestarian Kebudayaan Medan

BERBAGI
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli (kanan) saat mengikuti pembukaan perlombaan seni budaya Melayu akhir minggu lalu. (akses.co/din)
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli (kanan) saat mengikuti pembukaan perlombaan seni budaya Melayu akhir minggu lalu. (akses.co/din)

akses.co – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli meminta kepada Dinas Kebudayaan Kota Medan untuk meningkatkan upaya pelestarian kebudayaan di Kota Medan. Mengingat, kebudayaan merupakan warisan yang tak ternilai harga dan harus dijaga sampai kapan pun.

“Kita apresiasilah perlombaan seni budaya Melayu ini. Karena telah berupaya melestarikan kebudayaan di Kota Medan.
Pelestarian kebudayaan seperti ini harus terus ditingkatkan,” paparnya usai mengikuti pembukaan perlombaan seni budaya Melayu di Merdeka Walk Medan, akhir minggu lalu.

Iswanda Ramli menilai upaya Dinas Kebudayaan Kota Medan dalam melestarikan kebudayaan di Kota Medan masih kurang. Hal itu dikarenakan masih minimnya anggaran yang diberikan kepada Dinas Kebudayaan dalam melestarikan kebudayaan-kebudayaan di Kota Medan seperti budaya Melayu, Jawa, Karo, Mandailing dan lainnya.

“Masih kurang. Tapi itu karena anggarannya masih sedikit. Makanya, anggaran untuk membuat acara-acara kebudayaan ini harus ditambah, agar lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Dinas Kebudayaan Kota Medan menggelar perlombaan seni budaya Melayu seperti perlombaan tari serampang 12, berbalas pantun dan pagelaran Ketoprak Dor selama dua hari, 21 hingga 22 Juli 2018 di Merdeka Walk, Jalan Balai Kota Medan.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan, Suherman mengungkapkan perlombaan seni budaya Melayu tersebut digelar dalam rangka program pengelolaan keberagaman budaya Kota Medan tahun anggaran 2018 dan merupakan rangkaian perayaan HUT Kota Medan ke 428.

“Perlombaan seni budaya Melayu ini digelar selama dua hari di Merdeka Walk yang diisi dengan perlombaan berbalas pantun, tari Melayu dan ketoprak dor,” jelasnya.

Suherman menambahkan tujuan digelarnya perlombaan seni budaya Melayu itu untuk melestarikan seni budaya Melayu asli Kota Medan. Acara tersebut digelar dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan. meningkatkan kreasi masyarakat di bidang seni budaya.

“Seluruh lapisan masyarakat dilibatkan untuk memeriahkan perlombaan seni budaya Melayu ini,” pungkasnya. (din)

Comments

Komentar