Beranda METRO Dokter Puskesmas Lalai Jalani Tugas, Bayi 6 Bulan Tewas di Kandungan

Dokter Puskesmas Lalai Jalani Tugas, Bayi 6 Bulan Tewas di Kandungan

BERBAGI
Ilustrasi.
Ilustrasi.

akses.co – Tutri Indrani (43) warga Jalan Jermal 15, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, pasrah lantaran bayi berusia enam bulan yang masih di dalam kandungan meninggal dunia, Rabu (28/3/2018).

Kematian bayinya akibat kelalaian dokter UPT Puskesmas Medan Denai saat melakukan diagnosa.

Menurut suami korban bernama Rizky menyebutkan pada Senin (26/3/2018) dirinya bersama isteri mendatangi Puskesmas Medan Denai yang tidak jauh dari kediamannya untuk memeriksa kondisi kandungan.

Ironisnya, setibanya di puskesmas dan dokter yang melakukan pemeriksaan mengatakan kalau Tutri tidak hamil dan menyebutkan kalau diperut korban ada benjolan seperti kanker.

“Mendengar pengakuan dokter itu, saya dan istri pun pulang ke rumah,” ungkapnya pada wartawan.

Ke esokan harinya Selasa (27/3/2018) sambung Rizky mengatakan, istrinya mengalami sakit pada perut kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Madani di Jalan AR Hakim selama satu malam. Dari hasil pemeriksaan tim medis menerangkan kalau korban dalam kondisi hamil enam bulan. Namun dokter mengungkapan kondisi bayi di dalam kandungan kritis.

“Nah pagi tadi bayi di dalam kandungan istriku meninggal dunia,” jelasnya.

Rizky mengungkapkan kematian anaknya itu dikarenakan kelalaian petugas Puskesmas Medan Denai. Sebab saat dokter kandungan melakukan pemeriksaan korban tidak hamil.

“Ini semua akibat kecerobohan dokter puskesmas saat memeriksa istri ku. Sudah jelas hamil kenapa dikatakan tidak hamil dan dibilang pula ada benjolan di perutnya,” kesalnya.

Rizky menegaskan pihak keluarga akan membawa kasus kelalaian itu ke jalur hukum. Sebab akibat salah diagnosa, bayi di dalam kandungan istrinya meninggal dunia.

“Saya tidak terima kasusnya akan saya laporkan ke pihak berwajib,” tegasnya. (did)

Comments

Komentar