Beranda METRO Diundang Jadi Narasumber, Eldin Ungkap Cegah Korupsi

Diundang Jadi Narasumber, Eldin Ungkap Cegah Korupsi

BERBAGI

akses.co – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menjadi salah satu nara sumber dalam talkshow bertajuk Komitmen Pemerintah Daerah dalam Pencegahan Korupsi di Grand Ballroom Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis (201/12/2018). Talkshow ini diselenggarakan dalam acara Diseminasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi yang diselenggarakan Kantor Staf Presiden dengan Tranparency Internasional Indonesia (TII) dan UNDP Indonesia guna memperingati Hari Korupsi Sedunia.

Dalam talkshow yang dimoderatori Wawan Suyatmiko selaku Manajer Departemen Riset TII, Eldin menyampaikan pemaparannya terkait komitmen Pemko Medan dalam pengahan korupsi. Dikatakanya, Pemko Medan dalam beberapa tahun ini merupakan salah satu pemerintah daerah dari 34 kabupaten/kota di Sumut yang sedang disupervisi KPK melalui pelaksanaan rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi.

Itu sebabnya, Pemko Medan terus berusaha konsisten melakukan pemberantasan dan pencegahan tindak pidana korupsi melalui penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih, akuntabel dan transparan. “Komitmen Pemko Medan dapat dilihat dalam pelaksanaan rencana aksi dalam program pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi secara konsisten dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Eldin selanjutnya mengungkapkan rencana aksi yang telah disepakati dan terus dilaksanakan Pemko Medan seperti melaksanakan proses perencanaan dan penganggaran yang mengakomodir kepentingan publik dan bebas dari intervensi dari pihak luar melalui implementasi e-planning. Kemudian diikuti dengan pengembangan aplikasi perencanaan terintegrasi dengan sistem aplikasi keuangan.

Pemko Medan juga mengoptimalkan proses pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik/e-procurement dan saat ini Pemko Medan juga telah mengembangkan katalog daerah untuk beberapa komoditi. Lalu melaksanakan Pelayanan Terpadu satu Pintu (PTSP) yang transparan melalui penggunaan aplikasi berbasis elektronik dan kini telah menerapkan sistem One Single Submission (OSS).

“Kita juga melaksanakan penguatan Aparat pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang berkompeten dengan didukung SDM dan anggaran memadai. Kemudian penerapan tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang disesuaikan dengan tingkat disiplin dan kinerja masing-masing ASN,” jelasnya.

Pemko Medan terus mengembangkan dan menghimbau larangan gratifikasi dengan penetapan peraturan kepala daerah terkait gratifikasi dan pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Kota Medan. Kemudian diikuti dengan upaya peningkatan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) serta pembangunan dan pengembangan smart city Pemko Medan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Tidak itu saja, mereka juga terus konsisten dalam forum-forum kerjasama dengan aparat penegak hukum seperti Tim Unit Sapu Bersih Pungutan Liar serta dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa, khususnya pekerjaan konstruksi terus k=berkoordinasi dengan TP4D Kejaksaan serta berperan aktif dalam pelaksanaan survei oenilaian integritas olweh KPK.

“Kita juga melakukan perjanjian kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kota Medan, Kejaksaan Negeri Belawan dan kepolisian Resor Kota Besar Medan dan Kepolisian Resor Belawan. Di samping melakukan kerjasama dengan aparat penegak hukum, Pemko Medan terus berkomitmen dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan kerjanya mulai level terendah yaitu lingkungan, kelurahan, kecamatan, organisasi peranglat daerah (OPD) secara konsisten,” pungkasnya.(eza)

Comments

Komentar