Beranda METRO Dishub Medan Lemah

Dishub Medan Lemah

BERBAGI
Ilustrasi Taksi Online. (int)
Ilustrasi Taksi Online. (int)

akses.co – Dinas Perhubungan Kota Medan terkesan tidak serius mengimplementasikan Permenhub 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Dengan Kenderaan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek di Kota Medan. Kegiatan razia simpatik yang sejatinya dilaksanakan sampai 15 Februari, ternyata baru sekali saja dilakukan yakni pada Rabu (7/2/2018).

Hal ini diakui Kabid PP&K Dishub Medan, Edison Brase Sagala saat dikonfirmasi, Jumat (9/2/2018). Dirinya mengaku pihaknga belum melanjutkan operasi simpatik dalam rangka Permenhub 108/2017 bersama pihak kepolisian. Alasannya, lantaran mereka bersama Satlantas Polrestabes Medan masih mau melakukan rapat koordinasi kembali.

“Sepertinya Senin besok (12/2/2018) kita akan lanjutkan lagi (operasi simpatik). Hari ini kami masih pendalaman lagi dengan pihak Satlantas. Rapat koordinasi dulu lagi. Jadi sepakat Senin saja dilanjutkan,” jelasnya.

Rencana atau jadwal yang disusun tiba – tiba dibatalkan dengan alasan masih rapat koordinasi. Salah satu contoh razia di Plaza Medan Fair, Jumat (9/2/2018) dibatalkan. Hal ini menunjukkan razia simpatik yang dilakukan terkesan mendadak tanpa ada persiapan matang. Begitu satu hari sebelumnya, razia simpatik dibatalkan drmgan alasan demo nelayan. Tidak ada korelasi antara demo nelayan dengan razia taxi online. “Maaf, saya lupa kabari kalau akhirnya tidak jadi operasi simpatik hari ini (Jumat). Kami dengan Satlantas mau rapat koordinasi dulu dan Senin akan dilanjutkan,” ucapnya lagi.

Ketua Organda Kota Medan, Mont Gomery Munthe menyayangkan mandeknya operasi simpatik oleh Dishub Medan dan Satlantas Medan dalam rangka implementasi Permenhub 108/2017. Pihaknya berharap agar Dishub dan Satlantas serius melaksanakan kegiatan tersebut, mengingat kedua institusi ini berperan penting dalam regulasi yang baru itu.

“Kami sudah sering sampaikan, bahwa kepolisian dan Dishub merupakan leading sector dalam penindakan terhadap angkutan berbasis aplikasi. Kalau mereka tidak serius menjalankan permenhub itu, kami siap menggelar unjuk rasa seperti waktu kemarin (mogok massal),” pungkasnya. (eza)

Comments

Komentar