Beranda METRO Dinilai Gagal, Banggar Usulkan Kadis PU Dievaluasi

Dinilai Gagal, Banggar Usulkan Kadis PU Dievaluasi

BERBAGI
Walikota Medan, T Dzulmi Eldin (tengah) saat memarahi Kadis PU Kota Medan, Ir Khairul Syahnan karena Jalan Kakap, Medan yang rusak beberapa waktu lalu. (akses.co/istimewa)
Walikota Medan, T Dzulmi Eldin (tengah) saat memarahi Kadis PU Kota Medan, Ir Khairul Syahnan karena Jalan Kakap, Medan yang rusak beberapa waktu lalu. (akses.co/istimewa)

akses.co – Badan Anggaraan (Banggar) DPRD Kota Medan merekomendasikan agar Walikota Medan, T Dzulmi Eldin mengevaluasi jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Ir. Khairul Syahnan.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung usai rapat pembahasan KUA PPAS, Rabu di ruang rapat Banggar, Rabu (15/11/2017).

“Hasil rapat KUA PPAS hari ini, Banggar sepakat agar Walikota Medan mengevaluasi jabatan Kadis PU Kota Medan,” ungkapnya.

Rekomendasi itu disepakati seluruh anggota Banggar DPRD Kota Medan, mengingat kinerja Kadis PU selama 2017 sangat buruk.

Politisi PDI Perjuangan Kota Medan ini melihat pembangunan Kota Medan khusunya yang dilakukan PU tidak berkualitas.

“Dari catatan di rapat tadi, kinerja Kadis PU sangat buruk, diantaranya soal pembangunan infrastruktur seperti derainase dan jalan. Kita melihat banyak saluran drainase yang baru dibuat beberapa tahun lalu saat ini dibongkar kembali dan dibangun baru, begitu juga dengan pengaspalan,” paparnya.

Atas dasar inilah, Banggar DPRD Kota Medan tidak lagi mengusulkan pembangunan drainase baru di 2018.

“Kita melihat problemnya di sini, makanya 2018 kita tidak lagi menganggarkan untuk pembangunan drainase yang baru,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli. Menurutnya, Banggar DPRD Kota Medan merekomendasikan agar Walikota mengevaluasi Kadis PU Kota Medan itu. Ada dua alasan yang melatarbelakanginya.

“Dua alasan mendasar adalah, pertama anggaran di Dinas PU banyak yang tidak terserap dan yang kedua Kadis PU tidak memiliki konsep pembangunan Kota Medan khususnya infrastruktur dan drainase,” jelasnya.

Seperti pembangunan trotoar. Masih banyak trotoar yang layak digunakan, tapi sekarang dibangun kembali, begitu juga dengan drainase.

“Ini menjadi catatan kami di Banggar,”.pungkasnya. (din)

Comments

Komentar