Beranda METRO Dinas Perdagangan Panggil PT Pertamina

Dinas Perdagangan Panggil PT Pertamina

BERBAGI
Ilustrasi tabung gas 3 Kg.
Ilustrasi tabung gas 3 Kg.

akses.co – Dinas Perdagangan Kota Medan berencana memanggil PT Pertamina persero Cabang Medan terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg di tengah masyarakat, pekan depan. Hal ini dilihat beberapa pangkalan di kecamatan tidak merata mendapatkan gas tersebut.

Bahkan, berdasarkan pantauan yang mereka dilakukan di lapangan, harga di pasaran melebihi harga eceran tertinggi (HET). Dimana biasanya harga pasaran sebesar Rp16.000, kini dijual sebesar Rp19.000 sampai Rp21.000. Sehingga menghilangkan subsidinya secara tidak langsung. Untuk itulah, dengan pemanggilan ini diketahui apa penyebab tidak meratanya penyaluran dan juga tingginya harga di pasaran. “Rencananya pekan depan. Kami sudah pantau di lapangan dan hasilnya terindikasi adanya kelangkaan. Dimana, penyaluran tidak merata. Ada yang dapat dan ada yang tidak,” tegas Kadis Perdagangan Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis, Selasa (17/10/2017).

Akibat tidak meratanya penyaluran, maka harga di pasaran menjadi tinggi. Sebab, masyarakat mencari di tempat lain. Mereka sendiri tidak bisa melakukan pencegahan. Dikarenakan agen dan pangkalan maupun distributor tidak berada di bawah kendali mereka, melainkan di bawah naungan PT Pertamina persero. “Dulu di bawah kami, sekarang tidak lagi. Makanya, kami tidak bisa melarang. Bahkan, kami mendapat informasi, penyaluran untuk Medan disalurkan di Langkat. Itu kewenangan Pertamina. Makanya, mau kami panggil untuk mendapatkan jawaban jelas dan detail terkait hal ini,” ungkapnya.

Dia mengindikasikan, kelangkaan ini dipicu ingin menghapuskan pemakaian gas 3 kilogram di tengah masyarakat dan mengalihkannya ke pemakaian gas 5 kilogram. “Mungkin arahnya ke sana. Tapi, belum bisa dipastikan karena kami belum mendapat jawaban pastinya,” tambahnya. (eza)

 

Comments

Komentar