Beranda METRO Dinas Kebudayaan Umumkan Pemenang Perlombaan Seni Budaya Melayu

Dinas Kebudayaan Umumkan Pemenang Perlombaan Seni Budaya Melayu

BERBAGI
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan, Suherman (5 kanan) berfose bersama para pemenang di Merdeka Walk Medan, Minggu (22/07/2018) malam. (akses.co/din)
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan, Suherman (5 kanan) berfose bersama para pemenang di Merdeka Walk Medan, Minggu (22/07/2018) malam. (akses.co/din)

akses.co – Usai memperlombakan beberapa seni budaya Melayu seperti tari serampang 12 dan berbalas pantun selama dua hari, Dinas Kebudayaan Kota Medan akhirnya mengumumkan nama-nama pemenangnya di Merdeka Walk Medan, Minggu (22/07/2018) malam.

Berikut nama-nama pemenangnya; tari serampang 12 kategori muda-mudi, juara pertama diraih oleh Tony Hermawan/Prisila Nola Tania, juara kedua Muhammad Sofyan/Nurul Huda dan juara ketiga Ariq/Diva Maulida Sudirman.

Untuk tari serampang 12 kategori mudi-mudi dimenangkan oleh Siltanada Zahara/Syafika Bayzura juara I. Sedangkan juara II dimenangkan oleh Anisya Avishtiya/Mutiara Wahyu Daniella dan juara III Camilla Nazira Hudaya/Camilla Sophia Hudaya.

Masing-masing juara I,II dan 3 perlombaan tari serampang 12 untuk kategori muda-mudi dan mudi-mudi berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 3 juta, 2 juta dan Rp 1 juta.

Selain itu, panitia juga memilih Raja dan Ratu tari Serampang 12. Muhammad Soyan dan Syafika Bayzura terpilih sebagai Raja dan Ratunya. Mereka berdua mendapatkan hadiah masing-masing Rp 2 juta.

Sedangkan untuk perlombaan berbalas pantun dimenangkan oleh Syahrial Fadhly/Ahmad Muhajir berhak mendapatkan hadiah Rp 2.5 juta. Juara II Ilham Zainuddin/Muhammad Nizam mendapatkan hadiah Rp 1.5 juta dan juara III Veri s Agustino/Taufiq Ramadhan mendapatkan hadiah Rp 1 juta.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan, Suherman mengucapkan selamat kepada para pemenang perlombaan seni budaya Melayu tersebut. “Selamat kepada para pemenang. Semoga para muda-mudi di Kota Medan semakin mencintai budaya aslinya,” paparnya di acara penutupan perlombaan seni budaya Melayu tersebut.

Suherman menambahkan dengan digelarnya perlombaan seni budaya Melayu tersebut untuk membentengi para generasi muda dari serangan budaya asing dan untuk membentuk karakter para generasi muda untuk lebih mencintai budayanya sendiri.

“Perlombaan seni budaya Melayu dan pagelaran Ketoprak Dor yang digelar ini merupakan budaya asli Kota Medan yang harus kita lestarikan,” pungkasnya.

Diketahui, perlombaan tari serampang 12 dibagi ke dalam dua kategori, yakni kategori muda-mudi sebanyak 14 peserta dan kategori mudi-mudi diikuti 11 peserta. Sedangkan perlombaan berbalas pantun diikuti oleh 12 grup. (din)

Comments

Komentar