Beranda METRO Bayek: Ubah Sampah Dari Lawan Jadi Kawan

Bayek: Ubah Sampah Dari Lawan Jadi Kawan

BERBAGI
Anggota DPRD Kota Medan, Mulia Asri Rambe mensosialisasikan Perda Pengelolaan Persampahan di Kecamatan Medan Deli, Sabtu (6/10/2018). (Akses.co/din)
Anggota DPRD Kota Medan, Mulia Asri Rambe mensosialisasikan Perda Pengelolaan Persampahan di Kecamatan Medan Deli, Sabtu (6/10/2018). (Akses.co/din)

akses.co – Anggota DPRD Kota Medan, Mulia Asri Rambe meminta kepada masyarakat untuk bisa mengelola sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Agar sampah tak lagi dianggap sebagai lawan, tapi menjadi kawan.

Hal itu sesuai dengan tujuan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan.

“Salah satu tujuan dibentuknya Perda Pengelolaan Persampahan ini agar sampah bisa dikelola dan bermanfaat bagi masyarakat. Intinya, bagaimana kita merubah sampah dari lawan menjadi kawan,” ungkap Bayek sapaan akrab Mulia Asri Rambe saat mensosialisasikan Perda Pengelolaan Persampahan tersebut di Kecamatan Medan Deli, Sabtu (6/10/2018).

Untuk mengelola sampah itu, Bayek berencana akan membuat penyuluhan kepada masyarakat, dengan mengundang instansi terkait. Karena, menurutnya untuk mengaplisikan tujuan Perda Pengelolaan Persampahan itu tidak cukup dengan mensosialisasikannya.

“Sosialisasi Perda Pengelolaan Persampahan ini biar maksimal harus dilanjutkan dengan penyuluhan kepada masyarakat. Nanti kita atur waktunya dan kita undang instansi terkait, agar masyarakat tahu bagaimana cara mengelola sampah,” jelas politisi dari Fraksi Golkar itu.

Lebih lanjut Bayek menambahkan pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun juga masyarakat. Untuk itulah Bayek mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengelola sampah dengan bijak.

“Banjir yang sering melanda Kota Medan ini penyebabnya adalah karena sistem drainasenya yang buruk dan salah satu penyebabnya itu adalah sampah yang dibuang ke drainase. Makanya, sampah jangan dibuang sembarangan tapi dikelola dengan baik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Agung mewakili Komunitas Mahasiswa Medan Utara menyarankan agar sampah dikelola menjadi pupuk cair.

“Karena, kami pernah diajarkan oleh Dinas Pertanian untuk merubah sampah sebagai pupuk cair,” ungkapnya. (din)

Comments

Komentar