Beranda METRO Anggota Dewan Apresiasi Santri Tahfiz Quran

Anggota Dewan Apresiasi Santri Tahfiz Quran

BERBAGI
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli (tiga kanan) bersama para anggota DPRD Kota Medan lainnya berfose bersama para santri tahfiz Quran, Al Qurro' wal Huffaz di gedung DPRD Kota Medan, Rabu (20/09/2017). (ist)
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli (tiga kanan) bersama para anggota DPRD Kota Medan lainnya berfose bersama para santri tahfiz Quran, Al Qurro' wal Huffaz di gedung DPRD Kota Medan, Rabu (20/09/2017). (ist)

akses.co – DPRD Kota Medan mengapresiasi pesantren tahfiz Quran, Al Qurro’ wal Huffaz yang telah mencetak generasi muda yang mampu menghafal Al Qur’an.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli mengungkapkan dengan menghafal Al Qur’an, tidak hanya membuat generasi muda Islam cerdas, namun juga mendidik generasi muda Islam memiliki akhlak yang mulia.

“Secara pribadi, saya sangat mengapresiasi para santri tahfiz Quran tersebut. Karena masih kecil sudah bisa menghafal Al Qur’an sampai 18 juz,” ungkapnya saat audiensi sejumlah santri tahfiz Quran, Al Qurro’ wal Huffaz didampingi sejumlah anggota DPRD Kota Medan lainnya diantaranya Modesta Marpaung, T Eswin dan Deni Maulana Lubis di ruang kerjanya, lantai 1 gedung DPRD Kota Medan, Rabu (20/09/2017).

Sebagai pesantren yang mendidik para santri yang kurang mampu, Iswanda Ramli mengungkaokan pesantren itu menjadi contoh yang baik dan patut ditiru.

“Pesantren tahfiz Quran yang berlokasi di Jalan Letda Sudjono itu menjadi ladang amal bagi kita umat Islam untuk memberikan bantuan kepada pesantren itu. Karena, pesantren sudah mendidik para santrinya yang kurang mampu,” pungkas Politisi dari Fraksi Golkar itu.

Anggota DPRD Kota Medan, Modesta Marpaung meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memberikan perhatian kepada instansi pendidikan, seperti pesantren tahfiz Quran, Al Qurro’ wal Huffaz tersebut.

“Soalnya, Pemko Medan memiliki anggaran untuk pendidikan dan pesantren tahfiz Quran itu perlu diperhatikan karena telah memberikan pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, tiga santri pesantren tahfiz Quran, Al Qurro’ wal Huffaz, Muhammad Zulhikmah Nasution, Muhammad Al Fadillah dan Dian Rahmat yang masing-masing masih berusia belasan tahun sudah mampu membuktikan kemahiran mereka dalam menghafal Al Qur’an di depan para anggota DPRD Kota Medan. (din)

Comments

Komentar