Beranda METRO Andi Lumban Gaol: Urus SIM Jangan Dipersulit

Andi Lumban Gaol: Urus SIM Jangan Dipersulit

BERBAGI
Ketua Komisi A DPRD Kota Medan, Andi Lumban Gaol. (akses.co/istimewa)
Ketua Komisi A DPRD Kota Medan, Andi Lumban Gaol. (akses.co/istimewa)

akses.co – Sertifikat mengemudi yang dikeluarkan oleh sekolah mengemudi, Medan Safety Driving Center (MSDC) yang menjadi salah satu syarat untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) masih menjadi momok bagi masyarakat. Ketua Komisi A DPRD Kota Medan yang baru, Andi Lumban Gaol memprioritaskan untuk menuntaskan masalah tersebut.

Hal itu diungkapkannya usai ditetapkan sebagai ketua Komisi A DPRD Kota Medan periode 2017-2018 di ruang Komisi A DPRD Kota Medan, Selasa (21/11/2017).

“Saya akan prioritaskan untuk memanggil manajemen MSDC. Karena banyak warga yang mengeluhkan sulitnya membuat SIM,” paparnya.

Andi pun meminta kepada anggota DPRD Kota Medan lainnya mendukung langkahnya tersebut. Agar masyarakat tidak dipersulit lagi dalam membuat SIM. Soalnya, Andi merasa prihatin terhadap pengaduan masyarakat yang dipersulit dalam membuat SIM.

“Kita akan pertanyakan kondisi sebenarnya bagaimana. Kasihan warga yang mengurus SIM mayoritas masyarakat miskin sebagai supir angkot dan Grab lantas harus mengeluarkan beban biaya lagi untuk mengurus sertifikat mengemudi itu untuk bisa buat SIM,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu mendukung langkah Andi Lumban Gaol tersebut. Namun Burhanuddin meminta kepada anggota dewan untuk tidak sekedar memberikan kritikan, namun juga memberikan solusi agar pembuatan SIM itu tidak dipersulit lagi.

“Saya setuju. Tapi kita tetap memberikan solusi yang baik juga agar masyarakat tidak dipersulit lagi membuat SIM,” paparnya.

Diketahui sebelumnya, Komisi A DPRD Kota Medan saat dipimpin Roby Barus periode 2015-2016 pernah melakukan sidak ke kantor MSDC, Jalan Bilal, Medan dan rombongan Komisi A DPRD Kota Medan menemukan berbagai kejanggalan terkait proses pembuatan sertifikat mengemudi di MSDC tersebut. (din)

Comments

Komentar