Beranda METRO Akhyar Pimpin Bersih – Bersih Sungai

Akhyar Pimpin Bersih – Bersih Sungai

BERBAGI

akses.co – Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution memimpin langsung aksi bersih-bersih sungai, Sabtu (24/3/2018). Ada tiga lokasi sungai yang menjadi objek pembersihan.

Ketiga objek sungai yang dibersihkan yakni, Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Kera. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke dalam sungai. Selain mencegah terjadinya pendangkalan dan penyumbatan akibat sampah menumpuk yang memicu terjadinya banjir, pembersihan sungai juga dilakukan sebagai upaya untuk membersihkan air sungai yang tercemar sampah hasil pembuangan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Sebab, sungai merupakan sumber kehidupan. Jika sungai terhindar dari pencemaran, maka sungai akan berperan dengan baik bagi kehidupan.

Usai menyusuri Sungai Deli, Akhyar mengatakan berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, kondisi sungai dan bantaran sungai mulai kawasan Avros sampai jembatan Jalan Perdana sangat memprihatinkan karena ditemukan banyak sampah. Yang lebih miris lagi, sampah itu didominasi sampah rumah tangga. Artinya, masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai masih menjadikan sungai sebagi tempat pembuangan sampah. Oleh karenanya melalui kegiatan bersih-bersih sungai yang dilakukan tersebut, dirinya berharap dapat mengedukasi masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai agar tidak membuang sampah dalam sungai. Selain akan menyebabkan lingkungan kurang sehat, sampah yang dibuang itu akan membuat sungai mengalami pendangkalan dan penyumbatan yang memicu terjadinya banjir pada saat hujan deras turun.

“Semoga dengan aksi bersih-bersih sungai yang kita lakukan pagi, masyarakat yang bermukim di bantaran sungai menjadi sadar sehingga mereka tidak membuang sampah lagi dalam sungai,” kata Akhyar.

Selanjutnya mantan anggota DPRD Medan itu menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk selanjutnya diintegrasikan semua pelksanaan teknis terkait pendangkalan sungai yang terjadi. Kemudian diikuti dengan kondisi sosial dengan membangun kesadaran masyarakat agar tidak menambah maupun mengotori sungai lagi.

“Untuk itulah kita akan terus mengajak dan mengedukasi masyarakat agar menjaga kebersihan sungai,” ungkapnya. (eza)

Comments

Komentar