Beranda METRO Akhir Tahun, Jalan Tol Medan – Sei Rampah Berbayar

Akhir Tahun, Jalan Tol Medan – Sei Rampah Berbayar

BERBAGI
Ruas Tol Medan - Kualanamu diabadikan belum lama ini. (Humas Kementerian PUPR)
Ruas Tol Medan - Kualanamu diabadikan belum lama ini. (Humas Kementerian PUPR)

akses.co – Ruas jalan tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi bakal dibuka sebagian secara komersil (berbayar) pada akhir tahun 2017. Adapun ruas tersebut yakni Seksi II – Seksi VI yang menyambungkan Kualanamu hingga Sei Rampah sepanjang 41,6 kilometer.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, saat ini, progres pengadaan tanah dari ruas tol yang dibuka sebagian seksinya pada mudik dan arus balik Lebaran kemarin sukdah mencapai 90,41%, dan konstruksi 86%.

“Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi akhir tahun ini operasional seksi dua sampai enam. Sisanya nanti di 2018,” kata Herry seperti dilansir detikfinance, Jumat (7/7/2017).

Pasca mudik Lebaran 2017, Kementerian PUPR mengaku terus menggenjot penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera, salah satunya adalah Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,72 Km. Saat mudik Lebaran, sebagian jalan tol ini telah difungsikan yakni Seksi 2-6 mulai dari Bandara Kualanamu hingga Sei Rampah (Kampung Pon, Serdangbedagai) sepanjang 41,6 Km bisa dilintasi pemudik.

“Kita akan mulai mempercepat pengerjaan ruas tol darurat, kita genjot lagi untuk mendukung mudik Lebaran 2018 sehingga pelayanannya bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi telah dimulai sejak Januari 2015 lalu. PT Jasa Marga Kualanamu Tol menjadi pemegang konsesi jalan tol tersebut yang terdiri dari konsorsium 4 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Yakni PT Jasa Marga, PT Pembangunan Perumahan, PT Waskita Karya dan PT Hutama Karya. Pembangunan Tol ini mendapatkan dukungan pembiayaan dari pemerintah guna meningkatkan tingkat kelayakan investasinya. Dukungan tersebut berupa pembangunan sebagian konstruksi jalan tol dengan dana APBN Rp1,4 triliun. (dtf/rur)

Comments

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here