Beranda METRO Akademisi Ini Sebut Medan Butuh Sistem Transportasi Cerdas

Akademisi Ini Sebut Medan Butuh Sistem Transportasi Cerdas

BERBAGI
Ilustrasi Smart City. (int)
Ilustrasi Smart City. (int)

akses.co – Akademisi dari Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Prawidya Hariani RS dalam kajiannya mengungkapkan, tingginya mobilitas masyarakat di Kota Medan mengharuskan adanya intelligent transportation system atau sistem transportasi cerdas untuk mendukung kebutuhan smart mobility (mobilitas pintar) dan juga smart transportation (transportasi pintar).

Prawidya juga mengatakan, Kota Medan juga dituntut harus memiliki konsep transportasi yang mampu mengangkut orang lebih banyak, ramah lingkungan, berbasis teknologi digital sistem, nyaman serta mudah diakses.

Untuk itu dirinya merekomendasikan kepada Pemko Medan agar dalam penerapan prinsip city smart transportation dengan melakukan sejumlah pembenahan, di ntaranya menerapkan sistem traffic management (manajemen lalu-lintas) yang andal, pembangunan dan revitalisasi transportasi publik, memperbaiki prasarana pendukung transportasi publik, serta peningkatan pelayanan berbasis teknologi informasi (TI).

“Jadi ada sejumlah hal yang harus dibenahi di Kota Medan untuk menerapkan prinsip city smart transportation,” jelas Prawidya saat Seminar Hasil Kajian City Smart Transportation Kota Medan yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pembangunan (Balitbang) Kota Medan di Hotel Grand Angkasa, Rabu (19/7/2017).

Sementara itu, Kepala Balitbang Kota Medan, Marasutan menjelaskan, seminar ini bagian dari strategi Kota Medan sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia dalam menuju smart city. Program ini digagas karena tidak terlepas dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk melayani masyarakat karena pada dasarnya inti dari smart city adalah bagaimana pemanfaatan TIK dalam meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

“Melihat pertumbuhan penduduk dan jumlah kenderaan yang tidak diimbangi dengan pertumbuhan jalan baru, menuntut inovasi pemerintah dalam mencari solusi penanganan kemacetan di Kota Medan. Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi informasi,” ujar Marasutan.

Untuk itu dirinya berharap pemerintah daerah bersama-sama dengan masyarakat dan pihak swasta berkolaborasi dalam mengatasi permasalahan kemacetan tersebut melalui pengimplementasian program ini sebagai solusi cerdas dalam pembangunan daerah dan juga masyarakatnya. Saat ini Pemko Medan tengah merencanakan pembangunan sistem transportasi kota yang handal berbasis IT dan digitalisasi termasuk juga LRT dan BRT yang sudah masuk dalam prioritas nasional, sehingga Kota Medan menjadi kota masa depan yang mengedepankan prinsip efektif, efisien, transparan, serta muda diakses oleh masyarakat luas. (eza)

Comments

Komentar