Beranda METRO Sopir BlueBird Sahabat Abdi Yasa Teladan 2017

Sopir BlueBird Sahabat Abdi Yasa Teladan 2017

BERBAGI
Peserta Abdi Yasa Teladan 2017 berfoto bersama dengan jajaran Dinas Perhubungan dan Kepolisian. (ist)
Peserta Abdi Yasa Teladan 2017 berfoto bersama dengan jajaran Dinas Perhubungan dan Kepolisian. (ist)

akses.co – Pemilihan Abdi Yasa Teladan 2017 yang diinisiasi Dinas Perhubungan Kota Medan selesai digelar di Hotel Saka Medan, Jumat (21/7/2017). Dari lima hari kegiatan berlangsung, terpilih enam Abdi Yasa Teladan terdiri dari pengemudi dan penumpang umum dan angkutan barang.

Peserta pertama Abu Bakar dari PT Blue Bird, terpilih sebagai Abdi Yasa Teladan 2017. Disusul urutan kedua Tonni Sinaga (Koperasi Umum Pengangkutan Medan), Chairul dari PT Jasa Auto Trans, Imran dari Perusahaan Umum Damri, Tugiatno dari PT Rahayu Medan Ceria, dan Ridwan Dalimunthe dari PT Express Limo Nusantara.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diwakili Kadishub Kota Medan Renward Parapat saat menutup kegiatan menyampaikan, pemilihan awak kendaraan umum teladan (AKUT/Abdi Yasa) merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Pemko Medan dalam hal ini Dinas Perhubungan. Ia menyebutkan, pada tahun ini ada sebanyak 50 peserta yang mengikuti Abdi Yasa Teladan yang terdiri dari pengemudi angkutan penumpang umum dan angkutan barang.

“Selama 5 hari kegiatan dengan narasumber terdiri dari pihak Dishub Kota Medan, Dishub Sumut, Satlantas Polrestabes Medan, ahli, motivator dan dari Jara Raharja,” katanya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih sekaligus penghargaan kepada seluruh pengusaha angkutan umum yang telah mengirimkan peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Dan terima kasih kepada panitia pemilihan awak kendaraan umum teladan/abdi yasa tingkat Kota Medan 2017,” kata Renward.

Kepada para pemenang pemilihan Abdi Yasa Teladan 2017, pihaknya mengucapkan selamat dan berpesan menjadi teladan dalam profesinya. Serta bagi peserta yang belum berhasil jadikanlah kegiatan ini sebagai motivasi dalam melayani masyarakat Kota Medan.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyejajarkan pekerja pengemudi angkutan umum dengan pekerjaan-pekerjaan lain,” katanya. Ia menambahkan, tujuan kegiatan ini selain menurunkan angka kecelakaan di jalan, juga menuju angkutan umum yang selamat, aman, tertib, nyaman dan lancar.

“Enam orang terbaik akan diberikan uang pembinaan, sedangkan terbaik I dan II selain uang pembinaan juga mengikuti studi banding ke luar daerah. Peserta terdiri dari berbagai perusahaan angkutan meliputi angkutan kota, taksi, AKDP, AKAP dan angkutan barang yang semuanya berdomisili di Kota Medan,l sebut Renward.

Sebelumnya, Assisten Ekbang Setdako Medan, Qamarul Fattah pada Senin (MEDAN–Pemilihan Abdi Yasa Teladan 2017 yang diinisiasi Dinas Perhubungan Kota Medan, sudah selesai digelar di Hotel Saka Medan, Jumat (21/7). Dari lima hari kegiatan berlangsung, terpilih enam Abdi Yasa Teladan terdiri dari pengemudi dan penumpang umum dan angkutan barang.

Peserta pertama Abu Bakar dari PT Blue Bird, terpilih sebagai Abdi Yasa Teladan 2017. Disusul urutan kedua Tonni Sinaga (Koperasi Umum Pengangkutan Medan), Chairul dari PT Jasa Auto Trans, Imran dari Perusahaan Umum Damri, Tugiatno dari PT Rahayu Medan Ceria, dan Ridwan Dalimunthe dari PT Express Limo Nusantara.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diwakili Kadishub Kota Medan Renward Parapat saat menutup kegiatan menyampaikan, pemilihan awak kendaraan umum teladan (AKUT/Abdi Yasa) merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Pemko Medan dalam hal ini Dinas Perhubungan. Ia menyebutkan, pada tahun ini ada sebanyak 50 peserta yang mengikuti Abdi Yasa Teladan yang terdiri dari pengemudi angkutan penumpang umum dan angkutan barang.

“Selama 5 hari kegiatan dengan narasumber terdiri dari pihak Dishub Kota Medan, Dishub Sumut, Satlantas Polrestabes Medan, ahli, motivator dan dari Jara Raharja,” katanya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih sekaligus penghargaan kepada seluruh pengusaha angkutan umum yang telah mengirimkan peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Dan terima kasih kepada panitia pemilihan awak kendaraan umum teladan/abdi yasa tingkat Kota Medan 2017,” kata Renward.

Kepada para pemenang pemilihan Abdi Yasa Teladan 2017, pihaknya mengucapkan selamat dan berpesan menjadi teladan dalam profesinya. Serta bagi peserta yang belum berhasil jadikanlah kegiatan ini sebagai motivasi dalam melayani masyarakat Kota Medan.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyejajarkan pekerja pengemudi angkutan umum dengan pekerjaan-pekerjaan lain,” katanya. Ia menambahkan, tujuan kegiatan ini selain menurunkan angka kecelakaan di jalan, juga menuju angkutan umum yang selamat, aman, tertib, nyaman dan lancar.

“Enam orang terbaik akan diberikan uang pembinaan, sedangkan terbaik I dan II selain uang pembinaan juga mengikuti studi banding ke luar daerah. Peserta terdiri dari berbagai perusahaan angkutan meliputi angkutan kota, taksi, AKDP, AKAP dan angkutan barang yang semuanya berdomisili di Kota Medan,l sebut Renward.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan diwakili Assisten Ekbang Qamarul Fattah saat pembukaan kegiatan ini, Senin(17/7/2017) mengatakan, salah satu permasalahan Medan adalah kemacetan. Selain akibat tidak sebandingnya pertumbuhan ruas jalan dengan pertambahan jumlah kendaraan, kemacetan lalu lintas juga akibat perilaku manusia.

“Tingkat mobilitas di Medan yang tinggi juga membuat tingkat kepadatan jalan meningkat. Jalanan mulai tidak mampu menampung jumlah kenderaan yang beraktifitas sehingga diperlukan sarana transportasi pintar dan perubahan prilaku pengendara yang diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah yang dihadapi,” paparnya.

Pengemudi angkutan umum, diharapkan mempunyai kompetensi yang memadai yaitu tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, keterampilan yang andal namun diharapkan juga memiliki perilaku yang baik saat mengemudikan kendaraan. (eza)

Comments

Komentar