NEWS

Menjadi Pembicara di Acara MUI, Kepala BNNK Batu Bara Sampaikan Intruksi Presiden

BATU BARA, akses.co – Hadir sebagai Narasumber dalam acara seminar tentang antisipasi terhadap bahaya narkoba dan dampak negatif narkoba dalam berbagai perspektif, yang di selenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)Provinsi Sumatera Utara. Kepala BNNK Batu Bara, Akbp Zainuddin SAg sampaikan Instruksi Presiden mengenai Program P4GN. di hotel Banyuwangi Batu Bara, Sabtu (15/8/202).

Ia mengatakan, bahwa P4GN, yaitu Pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika harus saling bersinergi dalam menjalankan program tersebut.

Sinergi antara pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi dan Pemberdayaan masyarakat, sinergi antara lembaga penegak hukum dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Pencegahan ini harus gencar dilakukan di Provinsi Sumatera Utara, terutama di kabupaten Batu Bara, acara generasi kita terselamatkan dari barang haram ini,”paparnya.

Kemudian ia juga menyampaikan, jika ada keluarga atau sanak saudara kita yang masih pada level paling bawah dalam penggunaan narkoba, segera untuk di rehabilitasi dan dilaporkan ke BNNK Batu Bara. Persoalan biaya itu gratis dan tak usah khawatir.

Lanjutnya, berbagai kegiatan telah dilakukan BNN baik tingkat pusat maupun tingkat daerah seperti sosialisasi, tes urin, rehabilitasi, pembentukan desa bersinar (bersih narkoba), penangkapan skala kecil hingga besar beserta Barang bukti mulai dari pemakai, kurir, hingga bandar besar.

Oleh karennya, ia berharap sinergi antara pemerintah yang dimulai dari Desa terus digencarkan sesuai Intruksi Presiden no 2 Tahun 2020. Sebab, Narkoba adalah masalah yang paling serius dalam membunuh generasi muda.

Sementara itu H.M Ghazali Yusuf Lc, selalu ketua MUI Batu Bara menyampaikan Pemerintah Kabupaten Batu Bara jangan hanya fokus mengatasi Covid-19, melainkan masalah narkoba khususnya di kabupaten Batu Bara juga turut di atasi.

“Selain fokus mengatasi Corona, pemkab Batu bara juga harus peduli terhadap generasi muda bangsa, jangan sampai barang haram ini merusak SDM kita,” katanya.

Dalam hal ini, Pemerintah Desa perlu bersinergi dengan masyarakat untuk perangi narkoba dengan mengalokasikan Anggaran Desa dan Dana Desa demi selamatnya generasi muda di Kabupaten Batu Bara.

Acara tersebut dihadiri juga oleh ketua Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara, Prof. Dr. H Abdullah Syah, MA, yang mengharapkan oknum yang terlibat dalam pengedaran Narkoba untuk di tindak tegas. (AK)

Comments
To Top