NEWS

Masyarakat Minang Kota Medan Kecam Pernyataan Puan Maharani

MEDAN, akses.co – Warga masyarakat minang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Minang Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, menggelar aksi di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Jum’at (18/9/2020).

Kehadiran warga masyarakat minang tersebut menyampaikan aspirasi berupa bentuk petisi atas pernyataan Ibu Puan Maharani (Ketua DPR RI) yang juga merupakan Ketua DPP PDI-P, yang menyampaikan pernyataan, “Semoga Provinsi Sumatera Barat menjadi Pendukung Negara Pancasila”.

Yang disebutkan, Ibu Puan Maharani saat acara penyerahan SK DPP PDI-P kepada Calon Kepala Daerah Sumatera Barat yang di dukung PDI-P beberapa hari yang lalu, atas penyataan itulah warga masyarakat minang marah, dan tidak terima.

Aksi tersebut sempat menjadi perhatian pengguna jalan, di depan gedung DPRD Sumut, karena mereka memajangkan kain putih panjangnya 25 meter, ditanda tangani ribuan warga minang.

Dalam aksi itu, juga tercetus Statement, “Kita tidak akan dukung calon dari partai yang menyatakan itu, baru lagi masalah RUU HIP”, kata salah seorang koordinator aksi, melalui pengeras suara.

Petisi itu juga akan disampaikan kepada Pimpinan DPR RI, Pimpinan DPRD Sumut dan Pimpinan DPRD Sumatera Barat, dalam isi surat edaran menyatakan sikap yang dibagikan.

Intinya meminta Ibu Puan Maharani meminta maaf kepada masyarakat Sumatera Barat secara khusus dan warga Minangkabau secara umum serta mundur dari Ketua DPR RI, dalam surat edaran yang ditanda tangani, Alwi Jambak, Chairunnisa Chaniago, Khairil Amri, Ferdiansyah Manday.

Sayangnya aksi Aliansi Masyarakat Minang Kota Medan tersebut, tidak mendapat tanggapan dari anggota DPRD Sumut, karena 100 anggota dewan sedang dalam kegiatan Raker (Rapat Kerja) tahunan di Balige, selama 4 hari. (Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker