Deliserdang

Mahasiswa USU Perkenalkan Pelayanan Sosial Lansia Kepada Petani

Deliserdang, akses.co – Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang mengandalkan sektor pertanian baik sebagai sumber mata pencaharian maupun sebagai penopang pembangunan. Pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat dominan dalam pendapatan masyarakat di Indonesia karena mayoritas penduduk Indonesia bekerja sebagai petani.

Namun produktivitas pertanian masih jauh dari harapan. Salah satu faktor kurangnya produktivitas di pertanian adalah kurangnya lahan dan sumber daya manusia.

Melihat faktor yang terjadi di dunia pertanian saat ini, Rena Afrida Lubis, mahasiswi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang melaksanakan Praktikum Kerja Lapangan di DPW Serikat Petani Indonesia Sumatera Utara, melihat sisi permasalahan lewat model pelayanan social lansia.
Selama PKL, Rena mengikuti acara seminar Pendidikan Pemuda tani yang bertujuan untuk memastikan regenerasi petani dan semangat pemuda tani dalam memperjuangkan haknya.

Rena juga membuat poster yang berisikan perjuangan petani, untuk kegiatan selanjutnya, Rena melakukan assessment kepada Bapak Kawan Sinulingga, seorang petani yang berada di Desa Damak Maliho Deli Serdang untuk menyelesaikan masalahnya.

Kawan Sinulingga yang sudah berusia 60 tahun sejatinya tidak ingin lagi melanjutkan pekerjaannya sebagai petani dikarenakan faktor usia dan kesehatan. Tetapi karena tidak ada yang bisa meneruskan dirinya sebagai petani, membuat beliau terus berusaha kuat di tengah perubahan fisik yang terjadi.

Rena dengan menggunakan tools Genogram mendapatkan inti dari permasalahan Bapak Kawan Sinulingga.

Metode sosial casework ini menggunakan 4 tahapan, yaitu assessment, planning, intervensi dan terminasi.

Tahap assessment atau pengungkapan dan pemahaman masalah adalah suatu tahap untuk mempelajari masalah-masalah yang dihadapi klien, dan didapati yang menjadi masalah Bapak Kawan Sinulingga adalah dia ingin beristirahat dari pekerjaannya tetapi tidak memungkinkan karena factor perekonomian dan tidak ada yang meneruskan perjuangan hak lahannya. Bapak kawan juga mengutarakan niat agar anaknya menggantikan dirinya tetapi anaknya tidak mengerti tentang pertanian.

Berikutnya, pada tahap planning, rena membuat perencanaan atau strategi atas solusi dari permasalahan beliau.

Perencanaannya adalah membuat program edukasi Pendidikan pemuda tani dengan melibatkan anak Bapak Kawan sebagai orang yang akan meneruskan dirinya sebagai petani, dengan Tahap intervensi yang menjadi tahap ketiga dilakukan untuk menghasilkan perubahan berencana pada diri klien dan anaknya agar mau menggantikan posisi ayahnya dan menerima pengetahuan tentang pertanian.

Terakhir, tahap terminasi dilakukan sebagai tahap final dari permasalahan dan sudah menghasilkan kemajuan-kemajuan terhadap diri klien dan anaknya.

Dari permasalahan yang dialami Bapak Sinulingga, disimpulkan bahwa seorang yang sudah lanjut usia akan mengalami perubahan fisik, psikologis, maupun social dan di saat seperti itu keluarga akan menjadi orang terdepan dalam memberikan dan mengurus lansia agar mendapatkan kesejahteraan lahir dan batin. (Team)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.