Beranda LIFESTYLE Tuktuk, Sambal Khas Toba Penjamu Tamu

Tuktuk, Sambal Khas Toba Penjamu Tamu

BERBAGI
Sambal Tuktuk, Sambal Khas Toba.
Sambal Tuktuk, Sambal Khas Toba.

akses.co – Beragam cara dapat dilakukan untuk melestarikan budaya daerah. Sebagai upaya pelestarian tersebut, masyarakat Toba mencoba melestarikan budaya lewat makanan khas daerahnya yaitu Sambal Tuktuk. Sambal khas Toba ini, dilestarikan dengan cara memperkenalkan kepada pendatang yang datang ke desa mereka.

Hal ini dapat dibuktikan ketika mahasiswa KKN UIN SU datang ke dusun Holbung untuk melaksanakan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Mereka disuguhi ikan bakar mujair beserta Sambal Tuktuk saat acara buka puasa bersama warga di masjid.

Diakui oleh salah seorang warga, Br Sinaga, bahwa mereka memang selalu menyajikan Sambal Tuktuk ketika ada tamu yang datang.  “Yang lalu pun kami juga buat sambal ini pas datang kunjungan orang dari luar kota, dan sekarang kalian lah yang kami kasih, biar tau dan kenal rasanya sambal khas sini” ujarnya.

Windi, mahasiswa KKN UIN SU mengaku senang bisa menikmati sambal tuktuk tersebut. “Rasa sambalnya enak dan khas, senang rasanya bisa tau gimana sambal khas Toba yang langsung dibuat langsung oleh orang Toba,” ungkapnya.

Sambal Tuktuk memang memiliki rasa yang khas. Jika dilihat dari segi bahan-bahan yang digunakan, Sambal Tuktuk tidak memiliki bahan yang jauh berbeda dari sambal pada umumnya. Namun, ada satu bahan yang menjadi pembedanya yaitu andaliman. Andaliman inilah yang menjadikan cita rasa sambal ini berbeda. Proses pembuatannya pun cukup unik, karena bawang yang akan diolah menjadi sambal ini, terlebih dahulu harus dibakar tanpa dikupas kulitnya, sehingga aromanya pun terasa memikat.

Hingga kini, Sambal Tuktuk tetap menjadi menu andalan ketika para tamu datang berkunjung ke Pulau Samosir tepatnya di dusun Holbung, Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian. (rel)

Penulis: Firda Adinda Syukri, Mahasiswa Semester VI Jurnalistik, IKom UINSU.

Comments

Komentar