Beranda LIFESTYLE Penonton Film DreadOut Paling Banyak Dari Medan

Penonton Film DreadOut Paling Banyak Dari Medan

BERBAGI
Pemain Film DreadOut, Cathy Fakandi (tengah) dan Jefri Nichol (kiri) dan Produser Film DreadOut, Wida Handoyo Produser (kanan) berfose bersama saat roadshow Film DreadOut di Medan, Jumat (11/01/2019). (akses.co/din)
Pemain Film DreadOut, Cathy Fakandi (tengah) dan Jefri Nichol (kiri) dan Produser Film DreadOut, Wida Handoyo Produser (kanan) berfose bersama saat roadshow Film DreadOut di Medan, Jumat (11/01/2019). (akses.co/din)

akses.co – Film DreadOut yang baru ditayangkan secara nasional 3 Januari 2019 lalu, ternyata sudah menyedot 600 ribu penonton. Kota Medan menjadi salah satu kota terbesar penonton film horor tersebut. Hingga saat ini, sudah lebih 100 ribu penonton di Kota Medan yang menonton Film DreadOut.

Produser Film DreadOut, Wida Handoyo mengungkapkan Film DreadOut merupakan film horor yang berbeda dengan film horor yang pernah ada di Indonesia. Tidak heran bila, penonton film tersebut melejit, walau baru ditayangkan di bioskop-bioskop di tanah air.

“Baru ditayangkan, penontonnya sudah ada 600 ribu. Nah, Medan, masuk sebagai salah satu kota yang penontonya banyak. Sudah lebih 100 ribu lah dari Medan penontonnya. Kami mau, film ini bisa ditonton 4,5 juta penonton. Tapi kalau tembus 1 juta penonton lebih pun kami sudah bersyukur,” ungkap Wida saat roadshow Film DreadOut di Kota Medan, Jumat (11/1/2019).

Wida menambahkan walau produksi film horor di Indonesia sempat “melorot”, namun sejak 2017, film horor kembali diminati penonton. “Penonton di Indonesia itu sudah pada pintar. Mereka (penonton) bisa mengetahui, mana film horor yang bagus. Walau dulu film horor sempat tiarap, sekarang sudah bangkit lagi,” ujarnya.

Atas dasar itulah, pihaknya tertarik memproduksi Film DreadOut besutan Kimo Stamboel itu. Wida menambahkan selain itu, kehadiran film DreadOut juga untuk menjawab ekspektasi para gamers yang menyukai game DreadOut.

“Saya sangat berterima kasih atas bentuk apresiasi masyarakat terhadap film pertama di Indonesia yang diadaptasi dari game ini. Saya berharap penonton di Medan akan merasakan nuasa thrilling, fun dan adventure dari film ini. Saya pun optimis jumlah ini dapat terus meningkat dan berharap masyarakat Indonesia akan terus mendukung karya murni anak bangsa,” ujarnya.

Salah satu pemeran Film DreadOut, Jefri Nichol mengungkapkan ada beberapa tantangan yang dihadapinya saat berakting di film itu. Salah satunya, persiapan untuk menyamai karakter peran di film itu sangat mepet.

“Tantangannya, buat persiapan karakternya cukup mepet. Saya cuma waktu seminggu. Sementara, yang lain sudah bergabung sebulan. Tapi kalau saya ditanya, kapok gak main film horor, saya jawab tidak. Saya mau lagi main film horor, karena sangat menantang,” paparnya.

Pemain Film DreadOut lainnya, Cathy Fakandi mengaku senang bisa mengikuti roadshow Film DreadOut di Kota Medan.

“Ini pertama kalinya DreadOut visit ke Medan. Aku senang akhirnya bisa turut serta dalam program Roadshow kali ini, karena bisa menyapa semua penonton film DreadOut di Medan. Kalau belum nonton harus banget nonton karena ini film pertama yang diadaptasi dari game,” ungkapnya. (din)

Comments

Komentar