Beranda LIFESTYLE Jetstar Buka Akses ke Lebih Banyak Destinasi di Asia Pasifik

Jetstar Buka Akses ke Lebih Banyak Destinasi di Asia Pasifik

BERBAGI
Chief Executive Officer (CEO) Jetstar Asia, Barathan Pasupathi usai memberikan keterangan pers di Hotel Cambridge, Medan, Rabu (7/11/2018). (Akses.co/din)
Chief Executive Officer (CEO) Jetstar Asia, Barathan Pasupathi usai memberikan keterangan pers di Hotel Cambridge, Medan, Rabu (7/11/2018). (Akses.co/din)

akses.co – Jetstar memanjakan warga Kota Medan dengan membuka akses ke lebih banyak destinasi di Asia Pasifik. Singapura menjadi tujuan transit utama untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi lainya di kawasan Asia Pasifik.

Melalui Singapura, warga Kota Medan dapat melanjutkan perjalanan ke 26 kota di 13 negara Asia Pasifik.

Chief Executive Officer (CEO) Jetstar Asia, Barathan Pasupathi mengungkapkan walau sebagai maskapai berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC), Jetstar selalu mengedepankan layanannya. Hal itu dibuktikan dengan dibukanya akses ke lebih banyak destinasi di Asia Pasifik bagi warga Kota Medan.

“November 2017 lalu, Jetstar membuka rute penerbangan baru dari Singapura ke Okinawa, Jepang. Selain itu, ke Clark, Philipina dan ke Hat Yai, Thailand. Hal ini menambah lebih banyak pilihan tujuan wisata, bisnis dan pendidikan bagi warga Kota Medan ke kawasan Asia Pasifik itu,” paparnya saat media briefing di Hotel Cambridge, Medan, Rabu (7/10/2018).

Barathan Pasupathi menambahkan untuk memudahkan warga Kota Medan mengakses ke lebih banyak destinasi dari Singapura ke sejumlah kawasan di Asia Pasifik, Jetstar membuka rute penerbangan 9 kali dalam satu minggu dari Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) ke Singapura.

Okupansi setiap penerbangan itu pun lumayan padat.

“Dalam peak season, okupansinya bisa mencapai 90 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut Barathan Pasupathi menambahkan dalam satu tahun, Jestar membawa 90.000 penumpang ke Singapura. Barathan pun memprediksi jumlah penumpang tersebut bisa bertambah menjadi 100.000 penumpang di tahun depan.

“Dengan 9 kali penerbangan dalam seminggu, jumlah penumpang Jetstar mencapai 90.000 orang dalam setahun,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus membawa penumpang dari Kota Medan ke Singapura dan sejumlah destinasi di kawasan Asia Pasifik, Jetstar juga peduli dengan kunjungan wisatawan ke Kota Medan.

“Kita bekerjasama dengan Singapura Tourism Board dan tim Pesona Indonesia membawa turis asing ke Kota Medan. Seperti baru-baru ini, kita membawa turis dari Jepang ke Medan. Kita perkenalkan para turis itu dengan sejumlah hotel baru di Medan dan kita bawa juga mereka ke Danau Toba,” ungkapnya.

Diketahui, Jetstar adalah bagian dari Jetstar grup, jaringan maskapai berbiaya murah. Jetstar Asia terbang pertama kali pada Desember 2004. Dari Singapura, Jetstar Asia mengoperasikan 600 penerbangan pulang pergi ke 26 destinasi di 13 negara Asia Pasifik seperti Australia, China, Philipina, Hongkong, Indonesia, Kamboja, Jepang, Malaysia, Myanmar, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Jetstar Asia mengoperasikan 18 pesawat Airbus A320-200, dengan konfigurasi 180 penumpang dalam satu kelas penerbangan untuk semua rute internasional jarak pendek. (din)

Comments

Komentar