Beranda LIFESTYLE Jarang Sarapan, Ratusan Batu Empedu Penuhi Hati Chen

Jarang Sarapan, Ratusan Batu Empedu Penuhi Hati Chen

BERBAGI
Ilustrasi. (int)
Ilustrasi. (int)

akses.co – Baru-baru ini tim dokter dari sebuah rumah sakit di China berhasil mengeluarkan ratusan batu empedu dari tubuh seorang wanita hanya dalam sekali operasi. Dugaan dokter, batu-batu ini terbentuk karena Chen sering melewatkan sarapan.

Si pasien hanya disebut bermarga Chen dan berusia 45 tahun. Jadwal makannya pun lebih sering tak beraturan. Bahkan kebiasaan ini konon telah dilakukannya sejak 10 tahun silam. Dilansir detikhealth, Senin (31/7/2017), dari laporan tim dokter, mereka tidak hanya mengeluarkan banyak sekali batu empedu, tetapi beberapa dari batu itu memiliki ukuran yang sama dengan sebutir telur.

Proses pengangkatan batu-batu empedu ini sendiri dilakukan tim dokter dari Guangji Hospital, Hezhou, China dan menghabiskan waktu hingga 6,5 jam lamanya.

Penemuan batu empedu ini awalnya karena Chen sering mengeluh sakit perut. Saat itu ia sudah pernah mendatangi rumah sakit dan direkomendasikan untuk segera menjalani tindakan operasi. Akan tetapi wanita ini menolak karena takut. Chen akhirnya masuk rumah sakit lagi setelah mengeluhkan bahwa sakit di perutnya semakin parah.

Dokter yang membedahnya, Dr Quan Xuwei menjelaskan ini bukan kali pertama ia menangani pasien dengan batu empedu. Dan sebagian besar pasiennya yang mengalami batu empedu mengaku sering melewatkan sarapan atau makan dengan terburu-buru. “Pasien mengaku sering kecapekan sepulang kerja ia tidak memasak makanan dengan baik untuk makan malam,” paparnya seperti dilaporkan The Sun.

Terjadinya batu empedu bukan hanya disebabkan oleh kebiasaan makan yang tidak teratur tetapi juga diet yang sembarangan. Diet sembarangan ini mengakibatkan seseorang mengalami penurunan berat badan secara drastis. Ini karena ketika seseorang mengalami penurunan berat badan secara drastis akibat diet sembarangan, asupan makanannya menjadi ikut berkurang. Kondisi ini mengakibatkan getah empedu menumpuk karena tidak disalurkan ke usus.

Penumpukan ini terjadi di kantung empedu yang ada di hati. Makin jarang digunakan, maka cairan di kantung empedu akan makin pekat, dan lama-kelamaan cairan tersebut akan mengkristal dan menjadi batu. (dtc/rur)

Comments

Komentar