SINGKIL

Lembu ‘Tiduran’ Dihalaman Kantor Dinas, Ucapan Bupati Dinilai Hanya ‘Sejukkan’ Hati Dewan

SINGKIL, akses.co – Hewan Ternak Lembu (Sapi) tampak masih berkeliaran ditempat umum, kali ini rombongan lembu itu tampak ‘tiduran’ di halaman Kantor Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (2/12/2020).

Hal itu membuat ketua DPD Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (ALAMP AKSI) Aceh Singkil kembali angkat bicara.

Kepada media ini ketua DPD ALAMP AKSI Aceh Singkil Hardinata Simamora,SE mengatakan sangat menyayangkan hal tersebut.

Menurutnya menertibkan hewan ternak tersebut bukanlah satu hal yang sangat sulit bagi Pemerintah Daerah, hanya tergantung mau atau tidaknya menjalankan aturan yang sudah dibuat.

“Tapi, ini seolah menjadi pekerjaan yang sangat sulit bagi Pemerintah dan seolah menertibkan hewan ternak itu membutuhkan anggaran triliunan rupiah”, Sambungnya.

Bupati Dulmusrid pernah mengatakan didepan DPRK Aceh Singkil bahwa kedepannya Pemda Aceh Singkil akan menindak tegas terhadap pelanggar Qanun Aceh Singkil Nomor 4 Tahun 2003 Tentang Penertiban Hewan Ternak.

Tapi jika keadaan seperti ini omongan Bupati tersebut seolah hanya ‘penyejuk’ hati untuk Dewan yang sempat mengkritisi hal itu, Ujarnya.

Mana janji Bupati Dulmusrid yang mengatakan akan tindak tegas, tanya Hardinata.

Hari ini kita kembali melihat fenomena hewan ternak berkeliaran, bukan hanya dijalan raya, tetapi Lembu itu seolah ingin berkantor pada Dinas di Kabupaten Aceh Singkil, terangnya.

Padahal, sambungnya, Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Singkil lokasinya tepat di depan Kantor Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) yang kita ketahui sebagai petugas dalam menjalankan Qanun tersebut.

Kami minta juga agar Dewan jangan cakap saja, mengingatkan pemda itu jangan setengah – setengah, bila perlu panggil itu dinas yang terkait, pintanya.

Jika Pemerintah dalam hal mengurusi binatang saja tidak mampu, lantas bagaimana dengan urusan manusia, Tandasnya.

Sementara menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Singkil Ahmad Yani mengatakan mungkin maksud Bupati di 2021.

“Kalau kini kami mati suri karena anggaran refocussing dulu untuk covid”, Terangnya.

Nanti pada Tahun 2021 terkait hal ini akan kita benahi, Jelaskannya.

Sebelumnya, dalam paripurna DPRK, Selasa (24/11/2020) menjawab kritik yang disampaikan anggota DPRK Aceh Singkil Bainuddin Ondo dalam rapat paripurna sebelumnya.

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengatakan pemerintah daerah telah mesosialisasikan Qanun Aceh Singkil Nomor 4 Tahun 2003 Tentang Penertiban Hewan Ternak.

Ia juga mengatakan kedepan Pemda akan melakukan pendekatan maupun penindakan lebih tegas lagi terhadap pelanggar Qanun tersebut. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker