ADVERTORIALCORONAKESEHATAN

Langkah Kongkrit Ala Ketua Sugiat Hadapi Virus Corona

Img 20200321 204720
Img 20200321 204720

Oleh: Sugiat Santoso SE, MSP
Waketum DPP KNPI
Kepala Suku di akses.co

Melihat data perkembangan ancaman penyebaran virus corona di Sumut yang semakin mengkhawatirkan setiap harinya, saya pikir perlu kebijakan dan langkah yang lebih kongkrit lagi yang harus dilaksanakan oleh Pemerintahan Provinsi Sumut, yakni ;

Pertama, lakukan cek atau pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh kepada seluruh warga Sumut, terkait virus corona ini. Memang akan memakan biaya yang mahal, tapi langkah ini diperlukan agar kita mengetahui secara pasti berapa, siapa, dan tinggal dimana warga Sumut yang sudah positif terkena virus corona.

Kita tak boleh hanya pasif menunggu warga datang memeriksakan kesehatannya sendiri. Karakter warga Sumut, jangankan gejala demam biasa, sakit parah pun kalau bisa mereka akan menghindar dari pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Pemerintahan Kabupaten/Kota harus dilibatkan secara aktif pada langkah ini. Gunakan APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota, bahkan dana desa untuk membiayai pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh warga Sumut.

Maksimalkan juga dana CSR BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta yang mengelola bisnis di Sumut. Intinya, jangan karena alasan keterbatasan biaya yang menjadi penghalang langkah ini. Secara teknis, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, rumah sakit negeri maupun swasta, puskesmas, atau klinik kesehatan harus bahu membahu, bersinergi, menjadi pelaksana dari kegiatan ini.

Kedua, setelah diketahui secara pasti siapa siapa saja yang positif terkena virus corona, langsung dilakukan isolasi dan perawatan secara maksimal bagi penderita virus corona tersebut. Jangan biarkan mereka bebas beraktifitas sehingga menularkan virus kepada yang lainnya. Isolasi ini harus di rumah sakit yang dijaga ketat. Jangan hanya himbauan isolasi di dalam rumah sendiri, yang tak ada pengawasannya.

Ketiga, jaga ketat pintu masuk ke Sumut baik yang lewat darat, laut, maupun udara..Lakukan pemeriksaan awal di pintu masuk tersebut agar jangan ada orang yang terkena virus corona dari luar Sumut bisa bebas masuk menyebarkan virus tersebut ke Sumut. Pemprov Sumut bisa berkoordinasi dengan TNI/Polri, petugas bandara, pelabuhan, dan terminal terminal bus yang ada.

Keempat, laksanakan sterilisasi dengan menyemprokan disinfektan ke berbagai tempat umum atau fasilitas publik seperti perkantoran pemerintahan, perbankan, pasar, rumah ibadah, dan yang lainnya secara berkala.

Kelima, pastikan kegiatan kegiatan yang mengundang keramaian baik yang dilakukan pemerintah atau inisiatif warga untuk sementara waktu tidak dilaksanakan demi menghindari tersebarnya virus secara massif. Misalnya kegiatan mengundang keramaian dan rutin dilaksanakan seperti sholat Jumat, ibadah mingguan, untuk sementara waktu ditiadakan dahulu sampai ancaman penyebaran virus corona ini sudah bisa diamankan. Ajak lembaga agama untuk melaksanakan langkah ini.

Keenam, langkah pamungkas jika ancaman virus corona semakin tak terbendung, lakukan Lock Down sebagai langkah terakhir. Tutup semua aktifitas kantor maupun aktifitas ekonomi lainnya..Perintahkan seluruh warga berdiam diri di rumah sampai situasi buruk dapat diatasi..Jika ada warga yang melanggar perintah tersebut, jebloskan ke penjara..Ini langkah terakhir jika situasi ancaman penyebaran virus corona semakin tak terbendung.

Intinya, perang melawan virus ini tak cukup hanya dengan himbauan-himbauan saja. Ini saatnya Bapak Edy Rahmayadi tunjukan dirinya sebagai seorang mantan jenderal yang mumpuni. Bukan hanya cakap cakap saja. Ia harus tunjukan dirinya mampu menjalankan tugas sebagai panglima perang, memimpin seluruh rakyat Sumut menghadapi ancaman virus corona ini. Sebelum semuanya serba terlambat. Dan kita dihancur-leburkan oleh virus corona.

Sekian.

09

You may also like