SINGKIL

Lagi !! Truk TBS Tanpa Jaring, Ketua Pemuda Tulaan : Bandal, Harus Ada Gerakan Dari Masyarakat

SINGKIL, akses.co – Setelah diingatkan beberapa kali baik dari pemerhati, tokoh pemuda, bahkan respon Kasatlantas Polres Aceh Singkil melalui pemberitaan di media, tetapi sampai saat ini, Sabtu (12/12/2020) malam masih saja ada truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) dari PT Socfindo kebun lae butar yang tanpa jaring pengaman.

Tampak satu truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) yang bermuatan penuh bak melewati jalan umum, bahkan melewati Pos Lantas di Tugu Rimo Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil masih tanpa jaring pengaman.

Sebelumnya, truk pengangkut TBS PT Socfindo juga terlihat melintas jalan umum tanpa menggunakan jaring pengaman.

Dalam pemberitaan sebelumnya, terkait truk TBS PT Socfindo juga sudah disorot oleh salah satu pemerhati yang merupakan ketua Karang Taruna Gunung Meriah Sahat Sarimatua melalui pemberitaan media mengingatkan agar truk pengangkut TBS yang tidak menggunakan jaring pengaman berbahaya bagi masyarakat.

Dia berharap agar sopir atau perusahaan pemilik TBS memperhatikan keamanan muatan TBS dan orang lain.

“Satu-satunya cara ya kalau muatan TBS nya full, ya tutuplah pakai jaring, sesuai aturan yang berlaku” harapnya, Senin (7/12/2020).

Jika seperti ini, artinya kami menilai bahwa PT.SOCFINDO tidak peduli terdahap keselamatan warga. “Ini tentu tidak fair, mereka yang meraup untung tetapi keselamatan warga tidak diperdulikan”, tutupnya.

Selanjutnya, Salah satu tokoh pemuda di Aceh Singkil yang juga merupakan warga Tulaan Wajir Antoro,S.Pd meminta kepada kepolisian agar segera menertibkan truk TBS PT Socfindo yang tidak memakai jaring pengaman.

“Kita minta kepada penegak hukum Polres Aceh Singkil yang dalam hal ini Satlantas Polres Aceh Singkil agar dapat menindak tegas Truk TBS PT.SOCFINDO yang tidak menggunakan jaring pengaman”, Katanya, Selasa (8/12/2020).

Ini jelas sangat membahayakan pengguna jalan lain, sambungnya.

Selama ini masyarakat selalu setiap hari melihat pemandangan tersebut, tambahnya, tapi kita masih coba sabar dalam menyikapinya.

Dilanjutkan, tetapi, semakin hari Truk TBS PT.SOCFINDO yang tanpa jaring pengaman itu semakin meresahkan.

“Ini harus benar-benar ditindak”, tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, Kasatlantas Polres Aceh Singkil IPDA M.Yogie Pratama,S.Tr.K, saat dikonfirmasi merespon dengan berjanji bahwa pihaknya akan menindak hal itu.

“Terima kasih atas informasinya”, Katanya kepada media ini, Selasa (8/12/2020).

Hal itu sudah diingatkan sebelumnya oleh anggota, sambungnya.

Dilanjutkannya, kedepan agar ini kami evaluasi.

Dia kemudian mengatakan bahwa kedepan akan ada tindakan.

“Ditekankan dan diberi penindakan”, tegasnya.

Ditempat terpisah, setelah masih adanya truk pengangkut TBS PT Socfindo tanpa jaring pada malam hari, ketua pemuda desa tulaan Ramli Berutu menilai PT Socfindo sangat bandal.

“Perusahaan ini sangat bandal, ini harus ada gerakan dari masyarakat”, tutur Ramli, Minggu, (13/12/2020).

Kita sudah berupaya untuk mengingatkan dengan baik – baik, tapi kita lihat hal ini tidak menjadi sebuah evaluasi di pihak perusahaan, terangnya.

Saya akan coba mengkoordinasikan dengan pemuda – pemuda setempat untuk menyikapi hal ini, tandasnya.

Sementara itu, saat awak media mengirim video truk pengangkut TBS tanpa jaring pengaman pada malam hari kepada Asisten Kepala (Askep) PT Socfindo Lae Butar Ridwan, Ia mengatakan terima kasih atas infonya.

“Akan kami ambil tindakan kepada supirnya”, tuturnya.

Saat ditanya apakah sudah ada evaluasi terkait adanya informasi kemarin. “Waduh, belum copy, saya masih cuti”, jelasnya. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker