POLITIK

Komisi C Rekomendasikan Tunda Relokasi Pedagang Lantai 3 Pusat Pasar

MEDAN, akses.co – Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, Boydo HK Panjaitan merekomendasikan pemindahan pedagang dari lantai 3, Pusat Pasar, Medan supaya dibatalkan. Karena, tidak sedikit pedagang yang sudah merasa nyaman berdagang di lantai 3 tersebut.

“Kita memang mendukung penataan pasar di lantai 3 dan lantai 4. Tapi hendaknya penataan dan relokasi dibatalkan,” paparnya saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C bersama pedagang Pusat Pasar di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (19/03/2019).

Selain telah merasa nyaman, pemindahan para pedagang dari lantai 3 menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri berpotensi menimbulkan kericuhan.

“Setelah Hari Raya Idul Ftri mendatang proses penataan baru kita pertimbangkan lagi. Kita harus mendukung keyamanan kondusif menjelang Pemilu ini,” papar Boydo.

Dalam RDP itu, Ketua Assosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Sumut, Agus Pily mengungkapkan, seluruh pedagang di Pusat Pasar lantai 3 keberatan untuk direlokasi. Karena para pedagang merasa sudah nyaman. Selain itu, para pedagang juga telah melaksanakan kewajibannya, seperti membayar iuran.

Selain itu, para pedagang juga mengaku siap mengikuti peraturan baru yang akan diterapkan, sepanjang masih dianggap wajar.

“Kenapa tiba-tiba mau dipindahkan. Kami sudah nyaman dan mentaati segala ketentuan. Kami mohon kepada PD Pasar dan Komisi C dapat memperhatikan nasib kami,” papar Agus Pily.

Agus menambahkan pihaknya tidak setuju jika kios-kios di lantai 3 di Pusat Pasar itu dibongkar.

“Kami tidak setuju jika kios kami dibongkar dari lantai 3. Kami memiliki izin dan membayar kewaiiban. Kenapa tiba tiba disuruh pindah, ada apa,” ungkap Agus. (din)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.

Baca juga Yuk!
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Halo pengunjung setia akses.co, Kamu terdeteksi menggunakan Pemblokir iklan pada akses.co, Mohon dimatikan terlebih dahulu untuk mendukung akses.co agar selalu konsisten menyajikan berita terbaru dan teraktual hanya untuk anda. Terima Kasih.