KNPI Tolak Gerakan Pengibaran Bendera Putih dimasa Pandemi

Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Sugiat Santoso.
Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Sugiat Santoso.

MEDAN, akses.co – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tolak gerakan pengibaran bendera putih sebagai simbol menyerah ditengah situasi pandemi Covid-19. Pengorbanan kita melawan Covid-19 belum sebanding dengan pengorbanan jasa para pahlawan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI, Sugiat Santoso SE., MSP, Jum’at (30/7). Sugiat mengatakan, pengibaran bendera putih itu bukan solusi terbaik dimasa pandemi saat ini. Sebab hal itu justru semakin memudarkan semangat masyarakat kita, tenanga medis dan pejuang Covid lainnya.

“Pemerintah, swasta dan masyarakat sudah mulai tumbuh kesadarannya untuk melawan Covid-19 dengan berbagai cara. Ada yang menyumbangkan dana, memberi bantuan obat dan bahkan jadi tenaga sukarela untuk pola hidup sehat serta melayani para penderita Covid,” kata Sugiat.

Sugiat menilai, masa darurat penyebaran Covid-19 ini harus jadi momentum persatuan anak bangsa dan bukan justru sebaliknya. Sebab Covid-19 adalah masalah kita bersama, bahkan terjadi hampir di seluruh belahan dunia.

“Pejuang kemerdekaan saja mau mengorbankan nyawa untuk Indonesia. Sementara kita, malah terprovokasi untuk putus asa dan menumpuk kekesalan itu hanya pada pemerintah,” kata Sugiat.

Sugiat berharap agar muncul kesadaran baru di masyarakat untuk lebih kompak dan solid melawan penyebaran Covid-19. Yakni melawan dengan kampanyekan prokes, hidup sehat, menahan diri di rumah dan bukan justru dengan gerakan yang diluar solusi.(GGS)

Artikel Terkait

Berikan Komentar anda