ADVERTORIAL

KNPI Desak Erick Thohir Copot Direksi PTPN II terkait Maraknya Galian C Ilegal di Lahan HGU

DELISERDANG, akses.co – KNPI Deliserdang minta Menteri BUMN, Erick Thohir, copot jajaran Direksi PTPN II terkit maraknya penambangan galian C di lahan HGU di Kab. Deliserdang. Selain merusak fasilitas dan kenyamanan umum, aktivitas galian C juga sudah menelan korban jiwa.

Sekretaris DPD KNPI Deli Serdang, Ronggur Raja Doli Simorangkir, Kamis (29/10), mengatakan tercatat ada lebih dari 10 titik aktivitas galian C ilegal yang beberapa diantaranya di lahan HGU di Deliserdang, seperti di Pasar II Tembung, Daluh Sepuluh A, Dusun II, Dusun VI Desa Sena, Desa Tadukan Raga, Kebun Limau Mungkur, Desa Jati Kesuma, Desa Tangkahan, Desa Lau Mulgap, Desa Salang Tungir dan berbagai titik yang tersebar di Kec. Tanjung Morawa, Batang Kuis, Namorambe dan STM Hilir.

Ronggur menilai, penambangan galian C ilegal tersebut umumnya berada dilahan HGU nya PTPN II, tentu tidak mungkin jajaran Direksi tidak mengetahui aktivitas tersebut mengingat aktivitas itu sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Kami menduga jajaran Direksi terima upeti dari para pemain tambang, sehingga mereka bisa bebas begitu saja mengeruk dan merusak lahan negara demi meraup keuntungan. Ini tidak boleh dibiarkan, kami minta Erick Thohir segera mengevaluasi kinerja Direksi PTPN II, jika terbukti bermain dengan mafia tanah timbun, maka harus segera di copot dari jabatannya,” katanya.

Ronggur menjelaskan, aktivitas galian C tersebut sudah berlangsung sejak lama, dan jika diperkirakan mungkin kerugian negara atas kegitan ilegal itu mencapai ratusan Miliar. Oleh sebab itu, penindakan terkait aktivitas ilegal itu harus jadi atensi Kementerian BUMN agar masyarakat tau, siapa sebenarnya yang bermain dibalik galian C ilegal tersebut.

“Kami tidak ingin ada tendensi ke pihak lain melebar sehingga galian C ilegal di lahan HGU tersebut terus terjadi. KNPI mensupport penuh Kementerian BUMN dalam menjaga aset negara dan menuntaskan persoalan yang sudah sejak jauh hari dikeluhkan masyarakat,” katanya. (ggs)




Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.