MEDAN

Kisah Anak Muallaf, Usaha Serta Doa Kunci Sukses Raih Gelar Doktor

MEDAN, akses, co – Ilmu adalah hal yang sangat penting bagi manusia, tanpa Ilmu kita tidak bisa apa-apa alias tertinggal, dengan teman kita yang meraih kesuksesan lainnya.

Maka tak jarang kita dengar, meski sudah tua masih ada orang mengejar mimpinya dalam meraih prestasi di dunia pendidikan, seperti kisah pria satu ini, bernama, Suasana Nikmat Ginting, dibesarkan orangtua muallaf, hingga meraih gelar doktor.

Untuk meraih gelar Doktor di UIN Sumatera Utara Medan, kata Suasana Nikmat Ginting yang tergolong usia masih muda 44 tahun, harus memiliki tiga poin penting yang harus dimiliki seseorang yaitu, Niat yang serius, Usaha yang kuat, dan Doa yang terus menerus.

“Dengan tiga poin itu, dan berkat kesungguhan, saya berhasil dengan baik menuntaskan program S3 UIN Sumut Medan dengan hasil sangat memuaskan,” ujar Dr.Suasana Nikmat Ginting, MA, usai Promosi Doktor, di PPs UIN Sumut Medan, kemarin.

Suasana Nikmat Ginting adalah anak ke empat dari 6 bersaudara, ia merupakan anak dari muallaf Firdaus Ginting dan ibundanya Nimpan Barus, menekankan pentingnya niat dalam berbagai hal, termasuk dalam mengenyam pendidikan program Doktor. Sebab, jika tidak lurus dan duduk niatnya maka akan menjadi terputus.

“Niat kita mengambil program Doktor adalah karena ibadah sebagaimana dianjurkan dalam agama Islam. Untuk itu maka setiap langkah dan aktifitas kita akan menjadi ibadah ke depannya,” sebut Suasana Nikmat Ginting.

Disamping niat, selanjutnya ada usaha, yaitu, bagaimana kita mendaftarkan diri masuk program Doktor dan memenuhi berbagai kebutuhan yang diperlukan saat menjalani pendidikan program Doktoral.

Walau memang diakui, Suasana Nikmat Ginting, persoalan ini harus banting tulang memenuhi kebutuhan pembiayaan selama pendidikan.

“Di sinilah sesungguhnya pepatah yang sering diungkapkan di balik kesuksesan suami ada peran istri yang sangat besar. Dan itu saya akui dengan tulus. Baik moril maupun materil peran istri dan anak sangat luar biasa” ujar Ginting, nada haru.

Bahkan menurut Suasana Nikmat Ginting, dengan keterbatasan dana pendidikan yang ada, harus berani ‘gali lubang tutup lubang’. Tetapi itu menjadi tantangan tersendiri bagi saya dalam menuntaskan program Doktor ini” ujarnya lagi.

Pernah disampaikan Suasana Nikmat Ginting saat berdiskusi dengan rekan rekannya, jika mereka sama menyelesaikan program Doktoral. Tetapi dirinya merasa berbeda, sebab mereka rekannya menyelesaikan studi begitu mudah dengan fasilitas dari orangtua, kantor ataupun fasilitas yang lain.

Tetapi dia (red.suasana nikmat ginting) memang harus berjuang sendiri dengan kemandirian, semangat yang pantang surut, serta tidak mengenal lelah dalam berusaha, akhirnya membuahkan hasil yang sangat menggembirakan.

Dan poin yang paling penting sekali lanjut Suasana Nikmat Ginting, adalah Doa, yaitu, doa kedua orangtua dan keluarga termasuk doa di saat malam yang sunyi, berserah diri memohon kepada-NYA Allah SWT.

Menurut Ginting, ada juga didapati di dalam realita, rekan, senior Ginting yang mengambil program Doktor harus gagal dan Drop Out (DO), padahal jika dilihat dari finansial, kemampuan lebih tetapi ternyata tidak sanggup menuntaskan hingga meraih gelar Doktor pada akhirnya.

“Kalau saya tidaklah orang kaya, bukanlah pintar sekali, dan bukanlah anak pejabat tetapi dengan tiga modal yaitu, Niat, usaha dan Doa maka Alhamdulillah bisa meraih gelar Doktor Pendidikan yang ke 412 di PPs UIN Sumut Medan” ujar Suasana Nikmat Ginting yang juga merupakan seorang jurnalis salah satu media cetak di Medan.

Menurut Ginting, dia merupakan seorang Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Alhikmah Tebingtinggi, sejak 2012 hingga saat ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak Yayasan dan Ketua STIT Alhikmah Tebingtinggi Marapinta Harahap dan Dr. Dicki Padli Pardede, MA.

Dukungan ini juga merupakan semangat yang menjadi kekuatan dalam menyelesaikan program Doktoral di PPs UIN Sumut Medan.

“Bagi saya meraih gelar Doktor ini adalah bukan final. Tetapi menjadi kekuatan untuk lebih bisa maksimal di dalam pengabdian kepada umat, bangsa dan negara. gelar Doktor ini saya hadiahkan kepada khususnya ke dua orangtua saya yang berjuang dalam jalan Allah sejak mereka muallaf hingga saat ini,” kata Suasana Nikmat Ginting, yang juga Ketua Asosiasi Jurnalis Alumni UINSU.

Pada kesempatan ini berpesan, kepada semua anak anak muda, khususnya anak muallaf yang berasal dari Karo, jangan pernah takut dan gentar dalam meraih cita-cita. Kejar mimpi mu lewat pendidikan, karena semua keinginan dan cita-cita kita akan dimudahkan dan dibantu oleh Allah Subhana Wata’ala.

“Kuncinya, Pasang niatmu yang kokoh karena Allah, maka, yakinlah semua usaha yang akan dilakukan akan sampai dengan kebahagiaan,” ujar Suasana Nikmat Ginting, memberikan semangat, tutupnya mengakhiri. (Han)

close

Halo ­čĹő
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.