NEWS

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Sumut Minta Kanwil Kemenkumham Pindahkan Napi dari Polsek ke Lapas

MEDAN, akses.co – Ketua Pansus COVID-19 DPRD Sumut, Akbar Himawan Buchari, SH minta Kanwil Kemenkumham Sumut segera menarik tahanan yang sudah vonis dan status menunggu persidangan dari Polsek ke lapas. Penuhnya tahanan Polsek membuat polisi sulit menerapkan protokoler kesehatan.

Hal itu disampaikan Akbar Himawan saat melakukan kunjungan ke kantor Polsek Medan Sunggal, Jumat (7/8). Kunjungan Ketua Pansus COVID-19 DPRD Sumut tersebut langsung hari ini diterima Kapolsek Medan Sunggal Kompol. M. Yasir Ahmadi, SIK, MH.

Akbar menjelaskan, Pak Kapolsek tadi menyampaikan bahwa tempat tahanan di Polsek Medan Sunggal tidak banyak dan terbatas, sementara jumlah tahanan di Polsek banya.

Akbar memahami bahwa kondisi tersebut membuat pihak kepolisian sulit menerapkan protokoler kesehatan dan physical distancing.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian pihak Kanwil Kemenkumham Sumut agar para tahanan Polsek yang sudah jatuh vonis hukumannya atau dengan status menunggu persidangan/tahanan kejaksaan, agar segera dipindahkan ke lapas.

“Jika narapidana sudah vonis, namun penahanannya tetap dititip ke Polsek, maka hal itu sangat bahaya dan rentan penyebaran Virus COVID-19 di berbagai tahanan Polsek. Polisi pun sulit menerapkan protokiler kesehatan di kantornya karena padatnya tahanan di Polsek,” kata Akbar.

Akbar berharap agar pihak terkait segera berkoordinasi dengan berbagai Polsek-Polsek agar tidak jadi spesimen baru penyebaran COVID-19 di Sumut.

Sementara itu, Kapolsek Medan Sunggal Kompol. M. Yasir Ahmadi, SIK, MH, menjelaskan bahwa kondisi ruang tahanan di Polsek Sunggal sangat terbatas, sementara jumlah tahanan yang ada saat ini cukup banyak sehingga sangat tidak memungkinkan untuk menerapkan protokoler kesehatan dan physical distancing di Polsek.(ggs)

Comments
To Top