ADVERTORIAL

Ketua Fraksi Gerindra Desak Penegak Hukum Cari Aktor Dibalik Matinya Tanaman Sawit PTPN II

MEDAN, akses.co – Fraksi Gerindra DPRD Sumut mendesak aparat penegak hukum cari aktor utama dibalik matinya tanaman sawit muda di lahan HGU milik PTPN II. Ada potensi kerugian negara yang besar di tubuh PTPN II.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumut, Ari Wibowo SH, menyikapi matinya ribuan tanaman sawit berusia muda milik PTPN II di Kebun Tanjung Garbus, Kamis (19/11).

Ari mengatakan, matinya ribuan tanaman sawit tersebut patut diduga adalah bagian dari modus untuk peralihan aset PTPN II ke pihak lain. “Aneh jika PTPN II selaku pemilik lahan, membiarkan sawitnya yang masih berusia muda mati pohonnya. Bisa jadi setelah semua pohon itu mati, masuk penggarap dan lahan dikuasai, maka hilanglah aset PTPN II lagi,” katanya.

Menurutnya matinya tanaman sawit muda ini menambah deretan catatan buruk kinerja Direksi PTPN II. Sebab barang tentu ada kerugian negara yang besar dibalik itu.

Oleh sebab itu kata Ari, aparat penegak hukum harus cari aktor intelektual dibalik matinya ribuan tanaman sawit muda milik PTPN II tersebut. Sebab tidak mungkin jajaran Direksi tidak tau persoalan ini

“Lahan PTPN II semakin berkurang, tanaman sawit sengaja dimatikan, galian C marak dilahan HGU PTPN II , pabrik gula yang di Sunggal sudah tutup, dan banyak sekali peralihan aset,” kata Ari.

Menurut Ari, PTPN II merupakan salah satu perusahaan perkebunan plat merah yang nyaris bangkrut akibat banyaknya persoalan dan buriknya kinerja Direksi. (ggs)

Lihat selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.