Kepala Desa dan Puskesmas Lamban Sikapi Corona, Warga Desa Bogak Semprotkan Disenfektan Sendiri

BATU BARA, akses.co – Warga Desa Bogak mengaku kesal kepada Puskesmas dan Desa Bogak yang dianggap tidak peduli terhadap lingkungan dalam mengatasi Corona. Alhasil masyarakat yang tergabung dalam Pejuang Aspirasi Masyarakat Batu Bara (PAM BB) dan Pramuka semprotkan Disenfektan dengan mandiri.

Mukhlis Asta, (27), Warga Desa Bogak mengatakan, kegiatan penyemprotan ini atas inisiatif dari masyarakat sekitar karena penyemprotan yang dilakukan pihak Desa dan Puskesmas tidak menyeluruh dari rumah kerumah.

“Kenapa lamban sekali Pemerintahan Desa dan Puskesmas bertindak, bukannya Pemkab sudah menyeruhkan dan sudah ada anggaran Desa untuk mencegah Covid-19. Tapi sampai saat ini kok tidak ada tindakan nyata, seperti ada tebang pilih,” katanya.

Penyemprotan Disenfektan ini, kata Mukhlis, dilakukan dengan biaya yang dikumpul masyarakat sendiri untuk membeli bahan-bahan pembuatan cairan disenfektan.

“Ditengah situasi yang seperti ini, kami terpaksa mengambil sikap, Alhamdulillah dengan inisiatif kami kumpulkan duit dari hasil keringat kami untuk mencegah Corona, agar masyarakat dilingkugan ini juga aman,” ungkapnya.

Lanjutnya, penyemprotan dimulai dari bagda Jum’at sampai menjelang maghrib, dan sudah sekitar 56 rumah yang sudah disemprotkan disenfektan.

“Tolonglah pemerintah tegur bawahannya, seperti Gugus Tugas Puskesmas yang sudah ditugaskan, pihak desa juga harus lebih pekah terhadap situasi ini, tolong jangan sepele kali,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Budi Dharma selaku pembina Pramuka Bhakti sosial Kec. Tanjung Tiram berharap agar pemerintah terutama Puskesmas dan Desa bersinergi untuk turun dalam mengatasi Corona.

“Jangan diamlah, harus bertindak, kan kasihan masyarakat kita harus mandiri begini, seharusnya mereka juga mendapatkan perhatian dan bantuan ditengah Covid-19 ini, Pun kalau butuh tenaga dari Pramuka jangan segan-segan untuk berkomunikasi, karena kami siap bersinergi,” jelasnya.

Terpisah, Rodiah Nafa, selaku Kepala Pusekesmas Tanjung Tiram, Saat dikonfirmasi Akses.co melalui Via seluler, Jum’at (10/4/2020), membenarkan belum melakukan penyemprotan sama sekali di Tanjung Tiram.

“Belum ada penyemprotan, tetapi sosialisasi Covid-19 sudah kita laksanakan,” kilahnya. (AK)

Artikel Terkait