Kemenperin Bekali Kompetensi 280 CPNS

Para CPNS Kemenperin mengikuti acara pembekalan dan orientasi di Bogor, Jawa Barat mulai 9 sampai 14 Februari 2018. (akses.co/istimewa)
Para CPNS Kemenperin mengikuti acara pembekalan dan orientasi di Bogor, Jawa Barat mulai 9 sampai 14 Februari 2018. (akses.co/istimewa)

akses.co – Sebanyak 280 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lulus tahun lalu mengikuti acara Pembekalan dan Orientasi yang digelar oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di Bogor, Jawa Barat, mulai 9 hingga 14 Februari 2018.

Acara Pembekalan dan Orientasi Penguatan Kompetensi CPNS tahun 2018 bertujuan untuk menjadikan CPNS sebagai energi baru dalam meningkatkan pengembangan industri nasional.

“Mereka adalah bagian dari 35.154 orang pendaftar yang berhasil berkompetisi dan melewati seluruh tahapan seleksi dan dinyatakan lulus,” ungkap Sekjen Kemenperin Haris Munandar beberapa waktu lalu.

Melalui rilis berita yang diterima akses.co, Rabu (14/02/2018), Haris Munandar mengungkapkan industri nasional akan semakin tangguh dan berdaya saing melalui kontribusi dari pemikiran dan tenaga para CPNS yang harus bekerja penuh dedikasi, berintegritas dan menjaga martabat Kemenperin.

“Kami juga telah menekankan kepada mereka agar menghindari perilaku-perilaku yang menyimpang dari nilai-nilai yang sudah disepakati. Selanjutnya, bekerja dengan bersih tanpa korupsi sesuai peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai moral kita,” ungkapnya.

Haris menambahkan, para CPNS harus mengetahui tugas dan tanggung jawab Kemenperin dalam membangun bangsa melalui penguatan di sektor industri. Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.

Langkah strategis yang tengah menjadi fokus Kemenperin diantaranya pengembangan industri berbasis sumber daya alam melalui kebijakan hilirisasi, serta penguasaan teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Selain itu, pengembangan wilayah pusat pertumbuhan industri dan membangun sentra industri kecil dan menengah (IKM),” paparnya.

Untuk menyukseskan tugas-tugas tersebut, Kemenperin memerlukan dukungan tenaga aparatur yang memiliki dedikasi tinggi, profesional, dan kualitas yang baik untuk bekerja keras dalam membangun industri nasional.

Lebih lanjut Haris menambahkan, penerimaan CPNS di Kemenperin telah melalui tahapan-tahapan seleksi yang sangat ketat, mulai dari pendaftaran yang dilakukan secara online, serta seleksi administrasi dan validasi berkas secara tatap muka yang terbuka dan sangat transparan.

“Misalnya, untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan proses wawancara dalam Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang terkomputerisasi, sehingga dapat meminimalkan segala kecurigaan publik terhadap akuntabilitas dari pelaksanaan seleksi penerimaanCPNS,” jelasnya.

Kegiatan pembekalan dan orientasi ini terbagi dalam tiga angkatan. Masing-masing angkatan dilaksanakan selama enam hari.

Angkatan I terdiri dari 99 peserta yang dilakukan mulai 9 sampai 14 Februari 2018 di Bogor, Jawa Barat.

Narasumber kegiatan tersebut terdiri dari pejabat di lingkungan Kemenperin, Bappenas, Kementerian PAN dan RB, Lembaga Administrasi Negara, serta pelatih dari TNI dan praktisi SDM.

Pembekalan yang didapat para peserta, yaitu kesamaptaan dan penguatan disiplin PNS, penguatan kompetensi melalui penyusunan informasi jabatan dan sasaran kerja pegawai, diskusi dan tanya jawab, pendalaman materi, studi kasus, serta simulasi. (din)

Artikel Terkait