SINGKIL

Kejari Tahan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi RTLH Di Aceh Singkil

SINGKIL, akses co – Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjerat JD saat menjabat Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Aceh Singkil dan dua rekannya terlihat mulai terang.

Sebagaimana diketahui, RTLH tersebut dikelola oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) pada tahun 2016 lalu.

Hari ini, Kamis (14/1/2021) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil menahan JD (Mantan Kadis Sosnaker Aceh Singkil) beserta dua rekannya RS (Mantan bendahara Dinsosnaker), dan TR (Mantan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Dinsosnaker).

“Dilakukan penahanan pada tersangka hari ini karena ancaman hukumannya lima tahun ke atas”, Kata Kajari Aceh Singkil M.Husaini.

Kemudian, sambungnya, bahwa di khawatirkan para tersangka akan melarikan diri dan memusnahkan barang bukti.

M.Husaini juga menjelaskan bahwa penahanan dilakukan selama 20 hari kedepan.

“Mulai hari ini tanggal 14 Januari 2021 sampai pada 2 Februari 2021 di rutan kelas II B Singkil”, jelasnya.

Selain itu, M.Husaini mengatakan bahwa sampai pada hari ini para tersangka sama sekali belum mengembalikan kerugian negara tersebut.

Diketahui sebelumnya, Hasil audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) dari Inspektorat Aceh Singkil, Kerugian akibat korupsi tersebut mencapai Rp 232 juta.

Ketiga tersangka itu disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP. (S.Munthe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.