Kejari Batubara Cek Stok Tabung Oksigen Hingga Persediaan Obat Covid-19 di RSUD Batubara

Kejaksaan Negeri Batubara Melakukan Inspeksi RSUD Kab. Batubara
Kejaksaan Negeri Batubara Melakukan Inspeksi RSUD Kab. Batubara

BATUBARA, akses.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batubata lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Batubara dalam rangka pengecekan stok Tabung Oksigen dan Obat Covid-19. Rabu, (28/07/2021)

Kepala Kejaksaan Negeri Batubara Amru Eryadi Siregar, SH. MH mengungkapkan bahwa dengan dilaksanakan Pengecekan Stok Tabung Oksigen dan Obat Covid-19 di Rumah Sakit Umum ini agar dapat mengetahui kesediaan Stock obat dalam penanganan Covid-19.

Dari hasil pengecekan tersebut maka didapati persedian obat Covid-19 di RSUD Batubara yaitu, Obat Favipiravir 200 mg sebanyak 45 Tablet, obat Remdesivir 100 mg sebanyak 65 Vial, obat Oseltamivir 75 mg Sebanyak 405 Kapsul, dan obat Azithromycin 500 mg sebanyak 6370 Tablet.

Sedangkan persedian stok Obat Covid-19 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara yaitu, obat Oseltamivir sebanyak 180 kapsul,
Obat Azitromicin Tablet sebanyak 500 mg 1.240 tablet, obat Favipiravir 200 mg sebanyak 9.400 tablet, sedangkan stok Obat Remdesivir kosong.

Untuk diketahui bersama bahwa kesediaan stok obat Covid-19 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara tidak di perjual belikan di toko obat (Apotik).

Terkait ketersediaan stok tabung oksigen pada RSUD Batubara sebanyak 265 tabung, untuk pemakian sementara hanya 135 tabung, sedangkan tabung yang kosong sebanyak 121, sisa stok tabung hanya 9.

Usai pemeriksaan tersebut Kajari Batubara mengintruksikan agar tetap melakukan koordinasi terhadap Dinas Kesehatan untuk melakukan tracing dan melaksanakan test swab kepada Instansi/Kantor Pelayanan Publik Masyarakat lainnya.

“Untuk itu kejaksaan Negeri Batubara akan selalu mengecek dan memantau kesedian stok obat dan tabung oksigen di Kabupaten Batubara,” tegas Kajari.

Selain itu Amru Eryadi Siregar mengingatkan untuk tidak melaksanakan kegiatan yang dapat menciptakan terjadinya perkumpulan masa.

Kegiatan tersebut selain Kepala Kejaksaan Negeri Batubara Amru Eryadi Siregar, SH. MH yang didampingi langsung Dirut RSUD Batubara dr. Guruh Wahyu Nugraha juga ikut disaksikan Kepala Dinas Kesehatan drg. Wahid Khusairi, Kepala BPBD Kabupaten Batubara, Kepala Seksi Intelijen Kejari Batubara, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Batubara.

Pantauan wartawan dalam pengecekan di RSUD Batubara tersebut tetap mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19. (firs)

Artikel Terkait

Berikan Komentar anda