SINGKIL

Kecewa !! Sudah Habis Rp 15 Juta Lebih, Konferensi Kerja I PGRI Harus Batal

SINGKIL, akses.co – Konferensi Kerja I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Singkil periode XXII Tahun 2021 harus dibatalkan.

Batalnya kegiatan penting tersebut diketahui karena tidak ada nya izin dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten setempat.

Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, M.Najur mengungkapkan kegiatan tersebut seharusnya berjalan hari ini.

“Namun harus batal karena tidak di izinkan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten”, katanya, Sabtu (12/6/2021).

Padahal, sambung dia, kita sudah membatasi banyaknya peserta yang hadir.

Lanjut, seharusnya kita menghadirkan lebih dari 250 orang, namun kita batasi 50 orang saja.

“Tapi itu juga tidak diizinkan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Aceh Singkil”,

M. Najur memaparkan dana persiapan yang sudah di habiskan sebanyak Rp 15 Juta Lebih.

“Saya pikir ini sesuatu yang sangat mengecewakan”,

Ia mengatakan kegiatan itu sangat penting, dimana untuk menyusun program kerja kedepan.

“Ini amanah ART Bab 34 pasal 104, dimana setiap setahun sekali kita harus menyusun program kerja kedepan”,

Juga, kata dia, kita akan membahas terkait bagaimana kita mengadakan kantor PGRI.

M.Najur menjelaskan pihaknya melayangkan surat permohonan kepada Satgas Covid-19 pada tanggal 4 Juni 2021 lalu.

“Tetapi, jawabannya kami terima dari Satgas kemarin sekitar pukul 11.00 Wib”, tutur Najur.

Kami sangat kecewa, lanjut dia, kalaupun ini tidak diizinkan, harusnya satgas memberi tahu kami dua atau tiga hari sebelumnya.

“Tetapi ini kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya, dan terlanjur dana – dana itu kita serahkan kepada pihak-pihak lain dalam mendukung program ini”, terang Najur.

Yang jelas, ungkapnya, kami sangat merasa kecewa.

“Kami sebenarnya tetap patuh apa yang diputuskan tim Satgas, tapi yang membuat kami kecewa adalah kenapa ketika kegiatannya sudah dekat sekali baru di beritahukan kepada kami”, tambahnya.

Najur menyebutkan rencana yang akan hadir dalam kegiatan, di antaranya ketua umum PB PGRI melalui virtual, ketua PGRI Aceh, serta juga Bupati Aceh Singkil.

Dilanjutkannya, alasan satgas tidak mengizinkan kegiatan tersebut. “karena ada sejumlah desa di Kecamatan Gunung Meriah yang berstatus zona merah”, terangnya.

“Nanti akan kembali kita rapatkan dengan anggota, apakah nanti konferensinya kita lakukan secara virtual”, jelasnya.

Kalau mungkin ketika paparan Covid-19 di Aceh Singkil mereda, itu bisa kita lakukan secara langsung. “Karena dilakukan secara langsung lebih maksimal”, tutupnya. (S.Munthe)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.