AKSESNESIA

Keberangkatan 4 Jamaah Calon Haji Medan Tertunda

akses.co – Sebanyak 4 jamaah calon haji yang terdiri dari dua pasang suami istri tertunda keberangkatannya ke tanah suci bersama Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Medan, Jumat (28/7/2017) pagi. Hal itu disebabkan keempat jamaah calon haji itu sakit.

Akibatnya, dari total 393 jamaah calon haji Kloter 1 Embarkasi Medan, hanya 389 jemaah calon haji yang bisa dilepas keberangkatannya oleh Gubernur Sumatera Utara, T Erry Nuradi dari asrama haji, Medan.

Keempat jamaah calon haji yang tertunda keberangkatannya itu diantaranya Dra. Azwani Lubis Binti Abdul Aziz Lubis, Holland Sahunan Bin Tongku Halim, Narsiyem Asmar Wiraji Binti Asma Wiraji dan Dugel Mindi Midi Bin Midi.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Muslim mengungkapkan dua diantara 4 jamaah calon haji yang tertunda keberangkatannya karena sakit cacar dan sisanya memang sudah sakit sebelum masuk asrama haji Medan.

“Mereka akan diberangkatkan ke tanah suci setelah sembuh dan akan digabung dengan Kloter lain,” ungkapnya.

Di sisi lain, Muslim menambahkan jamaah calon haji Kloter 01 Embarkasi Medan dilepas keberangkatannya dari asrama haji Medan pukul 04.00 WIB dan take dari Bandara Kualanamu Deli Serdang Jumat 28 Juli 2017 pukul 07.35 WIB.

“Hari ini sebanyak 388 plus 5 panita haji jemaah haji kloter 02 Embarkasi Medan memasuki Asrama Haji Medan berasal dari Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Tanjungbalai dan Medan dan dijadwalkan take off dari Bandara Kualanamu Deli Serdang Sabtu 28 Juli 2017 pukul 07.00 WIB,” ungkapnya. (din)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.

Baca juga Yuk!
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Halo pengunjung setia akses.co, Kamu terdeteksi menggunakan Pemblokir iklan pada akses.co, Mohon dimatikan terlebih dahulu untuk mendukung akses.co agar selalu konsisten menyajikan berita terbaru dan teraktual hanya untuk anda. Terima Kasih.