NEWS

Kadis PMD Bungkam Soal 2.5 Miliar Dana Internet, GEMA Batubara Desak DPRD Panggil Bupati

Batubara, akses.co – Kepala Dinas PMD, Radyansyah, bungkam soal iuran internet 2.5 Miliar yang membuat gerah masyarakat. Gerakan Mahasiswa Batu Bara (GEMA) mendesak DPRD Batubara segera memanggil Bupati terkait besaran anggaran tersebut.

Ketua GEMA Batubara, Arwan Syahputra, menganggap Perbup itu dibuat harus ada perintah Perda yang sesuai dengan amanah UU No 15 Tahun 2019 jo, UU no 12 Tahun 2011 Tentang Peraturan Perundang-Undangan.

Arwan juga menjelaskan, dana Desa yang digunakan harus sesuai prosedur pengelolaannya, sesuai aturan Permendagri No 20 Tahun 2018.

“Banyak prosedur yang harus dilalui Pemkab Batubara kalau mau dana Desa itu digunakan, apa lagi untuk internet,” pungkasnya.

Ia juga menganggap Bupati Batubara, asal-asalan dan sembarangan menerbitkan Perbup No 10 tahun 2020.

“Kita menyanyangkan bahwa dana itu terlalu besar, saya rasa 500 ribu sudah cukup dan sudah sangat puas digunakan untuk internetan,” tuturnya.

Oleh karenanya, sambung Arwan, jika pipatokkan sebanyak 18 Juta pertahun per Desa, hal tersebut tidak masuk akal dan akan menghambat program-program desa lainnya.

“Tentu ini dana yang harus di Pelajari lagi dari mana dan untuk apa saja, apa lagi setiap Desa pasti punya kebutuhan sendiri soal pembangunan,” tandasnya.

Di akhir wawancara Kepada Akses.co (16/03/2020), ia berpesan kepada DPRD agar komit menjadi representasi nya rakyat dan mempunyai tugas pengawasan wajib membuka mata dengan Perbup yang kontroversial.

“Karena ini demi kemaslahatan masyarakat Batubara khususnya masyarakat Desa,” tutup Arwan.

Sampai berita ini diturunkan akses.co meminta konfirmasi Kepala Dinas PMD Batu Bara, namun Kepala Dinas PMD, Radyansyah, mengatakan nanti akan di koordinasikan. (AK)