LANGKAT

Kades Desa Besilam Bukit Lembasa Kec. Wampu Kab. Langkat, diduga kuat Korupsi ADD tahun 2019 s/d 2020

LANGKAT, akses.co – Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Masyarakat Indonesia Raya (GEMBIRA) Sumatera Utara kembali menggelar Konfernsi Pers pada kamis (22/7/2021) terkait anggaran dana desa yang diduga kuat digelapkan oleh suningrat, kepala desa (Kades) Besilam Bukit Lembasa Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat.

Masyarakat mengeluhkan kinerja kepala desa yang dinilai tidak memberikan kontribusi yang baik dalam pembangunan desa selama 2 periode menjadi pejabat desa.

Koordinator Dewan Wilayah Gerakan Masyarakat Bersatu Indonesia Raya Sumatera Utara, Yudhi William Pranata menyampaikan bahwa banyak anggaran desa yang tiap tahunnya tidak tentu arah kemana peruntukan anggarannya.

Yudhi juga menyampaikan bahwa, “seharusnya dana desa harusnya tertulis dan terlaksana secara transparan kepada masyarakat,” ungkapnya.

“Kami punya beberapa data di lapangan bahwa antara laporan kegiatan dan pembangunan fisik yang ada di lapangan adalah fiktif,” tegasnya.

Sebagai berikut kami sampaikan beberapa anggaran yang di laporkan dengan pembangunan fisik yang diduga kuat fiktif :

1. Pekerjaan rabat beton dusun IX sepanjang 200 meter tahun 2019 dengan perkiraan anggaran 200 juta.

2. Pekerjaan rabat beton dusun VIII sepanjang 200 meter tahun 2020 dengan perkiraan anggaran 200 juta.

3. Pekerjaan pembuatan bronjong dusun VII sepanjang 200 meter dengan perkiraan anggaran 140 juta.

4. Pekerjaan rabat beton dusun VII sepanjang 300 meter di tahun 2018 s/d 2019 dengan dugaan tidak sesuai dengan spesifikasi.

5. Pekerjaan rabat beton dusun IX dengan panjang 200 meter dengan dugaan tidak sesuai dengan spesifikasi.

Mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Gembira Sumut meminta dengan tegas:

A. Meminta dengan tegas Kajatisu agar segera tangkap segera Suningrat sebagai kepala desa besilam Bukit Lembasa Kec. Wampu Kab. Langkat.

B. Mendesak Kajatisu bentuk tim investigasi agar turun segera ke desa Besilam Bukit Lembasa agar melihat langsung proyek pembangunan fisik yang tidak sesuai dengan laporan.

C. Meminta kepada Kajatisu melalui Kasipidsus agar bergerak cepat tuntaskan masalah kasus dugaan korupsi anggaran dana desa yang diduga kuat diselewengkan oleh Suningrat sebagai kepala desa yang menjabat selama 2 periode.

Koordinator Gerakan Masyarakat Bersatu Indonesia Raya juga menegaskan bahwa, “masyarakat desa Besilam Bukit Lembasa akan mengawal dan memberi waktu kepada Kejatisu dalam 3×24 jam untuk menindak dan menangkap Suningrat yang diduga kuat sebagai dalang dari korupsi di desa Besilam Bukit Lembasa, Kec. Wampu Kab langkat,” pungkasnya. (M Rizky DP, S.Sos)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.