BATUBARA

Kabag Organisasi: Evaluasi OPD Diharapkan Optimalisasi Anggaran, Ini Daftar OPD nya

BATUBARA, akses.co – Dalam beberapa hari ini Pemkab Batubara tampaknya sedang mempersiapkan program-program penghematan anggaran pada Tahun 2022 untuk mensiasati pada masa -masa sulit menghadapi pandemi covid 19  yaitu salah satu langkah yang diambil ialah memerger Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Merger adalah proses difusi atau penggabungan dua perseroan atau lebih dengan salah satu di antaranya tetap berdiri dengan nama perseroannya sementara yang lain lenyap dengan segala nama dan kekayaannya dimasukan dalam perseroan yang tetap berdiri tersebut dengan atas dasar hukum. Dalam arti lain dikenal juga dengan istilah pengerucutan.

Adapun beberapa OPD yang akan dimerger yaitu : Dinas Perikanan gabung dengan Dinas Peternakan, Dinas Perpustakaan gabung dengan Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup gabung dengan Dinas Perkim, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak gabung dengan Dinas Sosial, dan Disnaker gabung dengan Dinas Perindag, terdapat 5 (lima) OPD yang di marger sehingga yang semula  berjumlah 42 OPD  menjadi 37 OPD.

Menurut Kabag Orta Ihramli Efendi, S. Sos. I, saat diwawancarai diruanganya Rabu sore, (25/08/2021) mengungkapkan bahwa, Pemkab Batubara saat ini sedang menindaklanjuti Permen PANRB No. 25 tahun 2020 tentang Road Map dan saat ini pengajuan tersebut sedang dibahas di DPRD Batubara.

“Jadi didalam regulasi tersebut mengharuskan Pemerintah untuk mewujudkan reformasi birokrasi. Jadi untuk mewujudkan reformasi birokrasi itu ada 8 areal perubahan yang harus dijalankan oleh Pemerintah Daerah salah satunya di bidang organisasi ini. Dalam bidang organisasi ini harapannya Pemerintah Daerah mampu membentuk Perangkat Daerah yang minim struktur tapi kaya fungsi, sehingga dapat mengefisiensi belanja pegawai dan dapat meningkatkan belanja modal maupun belanja barang dan jasa untuk percepatan pembangunan di daerah Kabupaten Batu Bara,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Ihramli, hal tersebut juga mengacu pada Permendagri no. 99 tahun 2018 tentang pembinaan dan pengendalian perangkat daerah Provinsi dan Kabupaten Kota yang memang mengharuskan Pemerintah Daerah itu mengevaluasi Perangkat Daerahnya apakah itu membentuk baru, atau apakah memerger dalam rangka mengoptimalkan kinerja birokrasi yang tepat guna, tepat ukuran berdasarkan  kebutuhan dan potensi yang ada pada masing – masing daerah.

“Jadi azas penggabungan itu juga kita lihat berdasarkan karakteristik dan kedekatan tugas dan fungsi  OPD yang dimarger contohnya : perikanan dan peternakan ini kan sejalan jadi kalau digabungkan tentu optimal apakah dalam segi anggaran maupun kordinasi. Karena objeknya sama misal perikanan berikan bantuan bibit ikan dan Dinas Peternakan berikan bantuan bibit ternak kan sejalan jadi jika digabungkan tentunya sangat menghemat anggaran belanja Operasional, dan belanja pegawai sehingga penghematan anggaran tersebut nantinya dapat di postkan/alihkan ke program/kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk Pembangunan Kabupaten Batu Bara” pungkasnya.

“Bayangkan jika belanja pegawai 40% dan tersisa 60% untuk belanja program apa yang bisa diharapkan Pemerintah Daerah untuk membangun. Sekarang masa sulit masa pandemi covid 19  jadi kita harus berbenah dan mampu mengelola anggaran APBD yang kecil ini sehingga bisa lebih optimal, dan harapannya kedepan belanja pegawai cukup 30% saja ,dan sisanya untuk belanja pembangunan” jelasnya lagi.

Ihramli juga meyakini bahwa usulan Penataan/evaluasi Perangkat Daerah ini dapat berjalan mulus. Sebab menurutnya ini demi kebaikan dan kemajuan Pemkab itu sendiri.

“Jadi untuk prosesnya itu dari Eksekutif ke Legislatif  kemudian ke Provinsi dan nanti jika sudah keluar Nomor Register dari Provinsi baru bisa kita undangkan ke dalam lembaran daerah baru bisa ditetapkan untuk tahun 2022,” tegasnya.

Kemudian Ihramli juga berharap jika nantinya hal tersebut terealisasi, maka OPD yang telah dimerger ini dapat berjalan birokrasi secara optimal untuk mewujudkan percepatan  Reformasi Birokrasi. (firs)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.