ADVERTORIAL

‘Jatah Kurang’, Dinas Pendidikan Batubara Tolak Bantuan 1000 Seragam Sekolah dari Inalum

BATU BARA, akses.co – Dinas Pendidikan Kab. Batu Bara menolak bantuan berupa seragam dari CSR Inalum. Hal tersebut diketahui dari Investigasi AMPERA di lapangan dan disampaikan pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Batubara pada selasa, (6/10) lalu.

Syahnan Afriansyah koordinator AMPERA didampingi pengurus lainnya, Ahmad Fatih Sultan, Minggu (11/10), mengatakan Dinas pendidikan menolak bantuan itu karena Pemkab Batu Bara mengajukan 10.000 seragam sekolah, tetapi Inalum mampunya hanya memberikan 1000 seragam.

“Inilah yang menjadi landasan kenapa bantuan seragam ini ditolak, namun beliau beralasan sudah menjadi janji kampanye Bupati, ini keliru.

Menurutnya, bantuan tersebut kalau dikelola dengan baik tentu penyerapan APBD dapat dialokasi ke hal lain yang menjadi program prioritas pembangunan disektor pendidikan.

“Artinya, Dinas Pendidikan Batu Bara telah menyia-nyiakan bantuan dan terkesan boros dalam memakai APBD. Penolakannya juga jangan menyinggung Bupati, seolah sudah ada bantuan dari Bupati, namun disisi lain ada masuk pengajuan bantuan ke Inalum, yang hanya karena bantuan itu kurang, lalu ditolak,” katanya.

Terpisah, Pihak Inalum bidang CSR saat di mintai keterangannya melalui pesan watsapp, Sabtu, (10/10), membenanrkan, bahwa Pemkab Batu Bara melalui Dinas Pendidikan menolak bantuan dikarenakan Inalum hanya mampu memberikan bantuan 1000 seragam.

“Pemkab mengajukan 10.000 seragam, tapi karena anggaran terbatas, Inalum hanya bisa bantu 1000 seragam, itulah alasan pemkab menolak dan membatalkan bantuan CSR tersebut, pun pembatalan 1000 itu sudah dari dua bela pihak,”jelasnya.

Sebelumnya, Informasi yang dilansir dari zulnas.com, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus mengatakan alasan menolak bantuan seragam sekolah dari CSR tersebut di karenakan janji kampanye Bupati.

“Inikan janji kampanye nya, jadi tak elok menggunakan dana CSR, tahun lalu kan inalum, tapi tahun ini kami tidak lagi menerima bantuan dari inalum, tapi APBD Batu bara,makanya sekarang inalum pun pusing, karena sudah tidak kami Terima lagi bantuan dalam bentuk pakaian yang diberikan mereka,” katanya. (AK-47)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker