SINGKIL

Investasi UEA Di Pulau Banyak Terancam Gagal, Bupati Surati Menko Kemaritiman dan Investasi RI

SINGKIL, akses.co – Direktur Timur Tengah Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika melayangkan surat kepada Pemerintah Aceh dengan Nomor 01474/BK/01/2021/31 tertanggal 19 Januari 2021 Prihal Penjajakan Kerja sama Pengembangan Kawasan Wisata di Pualau Banyak dan Pulau Sabang antara Indonesia dan Persatuan Emirant Arab (PEA).

Duta Besar Abu Dhabi, UEA juga mengeluarkan surat dengan Nomor 00060/BK/01/2021 tanggal 19 Januari 2021 Prihal Hasil Pertemuan Dubes RI dengan Managing Director Murban Energy, Mr. Muhamed Thani Al-Rumaithi.

Surat tersebut dinilai bersubstansi gagalnya Investasi UEA di Kabupaten Aceh Singkil disebabkan Infrastruktur ke pulau banyak belum memadai dan belum berkembang serta membutuhkan realisasi 5 – 10 Tahun, sehingga pihak UEA bermaksud mengalihkan ke opsi Investasi pulau sabang.

Hal itu seperti yang tertulis dalam surat yang di layangkan Bupati Aceh Singkil kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Nomor : 556/292 Tertanggal 27 Januari 2021, Prihal : Klarifikasi Surat Direktur Timur Tengah Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Nomor 01474/BK/01/2021/31 Tanggal 19 Januari Perihal Penjajakan Kerja Sama Pengembangan Kawasan Wisata di Pulau Banyak dan Pulau Sabang antara Indonesia dan Persatuan Emirant Arab (PEA).

Surat yang diteken Bupati Aceh Singkil Dulmusrid itu kemudian menjelaskan bahwa dalam kunjungan Direktur Eksekutif Murban Energy Abu Dhabi (UEA) Mr. Amine Abid dari Banda Aceh menuju Aceh Singkil dilakukan dengan perjalanan darat.

“Dengan jarak tempuh 14 jam dan langsung menuju pulau banyak tanpa meninjau kondisi eksisting Infrastruktur seperti bandara dan pelabuhan”, Tulis Dulmusrid dalam surat itu.

Surat itu juga menjelaskan bahwa kondisi Infrastruktur yang menjadi penyebab gagalnya Investasi UEA di Pulau Banyak tersebut sangat tidak beralasan.

“Karena pada kenyataannya bahwa segala Insfrastruktur pendukung kemudahan akses menuju pulau banyak central point investasi sangat layak dan representatif baik berupa akses darat laut maupun udara”, lanjut surat itu.

Bupati berharap melalui surat itu, agar Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi dapat membahas kembali rencana investasi di kepulauan banyak serta layaknya berinvestasi di Aceh Singkil dengan kesiapan Infrastruktur penunjang yang memadai. (S.Munthe)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.