Beranda INSPIRASI Selamat Jalan, PK…

Selamat Jalan, PK…

BERBAGI
Kadri Rasyid berpose di Museum Emily Dickinson, Amerika Serikat. Kadri juga pernah mendapat beasiswa dari pemerintah AS, untuk belajar penyiaran di Negeri Paman Sam itu.
Kadri Rasyid berpose di Museum Emily Dickinson, Amerika Serikat. Kadri juga pernah mendapat beasiswa dari pemerintah AS, untuk belajar penyiaran di Negeri Paman Sam itu.

Ahmad Kadri atau dikenal dengan nama Kadri Rasyid, Produser Eksekutif INews TV Medan, menghembuskan nafas terakhirnya, Senin dini hari (26/11/2018). Kadri yang merupakan alumni Ilmu Komunikasi FISIP USU, dikenal sebagai praktisi komunikasi sejak 1990-an.

Perjalanan karir pria kelahiran 4 November 1968 ini, sudah malang melintang di dunia penyiaran (broadcasting). Pernah menakhodai Radio Prapanca FM (sekarang Sindo Radio Medan), mengantarkan dirinya juga sebagai Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut, saat lembaga itu pertama kali dibentuk pascaterbitnya UU No 32/2002 tentang Penyiaran.

Usai dari KPID, Kadri meneruskan aktivitasnya sebagai praktisi komunikasi. Menjadi pengajar (dosen) luar biasa di sejumlah kampus, menjadi pemandu diskusi di sejumlah radio dan televisi. Pada 2010/2011, dia berlabuh ke Koran Sindo Medan. Kadri dipercaya sebagai Kepala Biro Koran Sindo Medan. Pada 2017 awal, Kadri kemudian pindah ke INews TV, hingga kembali ke pangkuan Ilahi.

Kabar duka meninggalnya Kadri Rasyid yang juga sering dipanggil PK (Pak Kadri), langsung memenuhi linimasa media sosial. “Dia pernah menjadi host ku yg paling cerewet, yg cukup mengesalkan ku sbg produsernya, tapi akhirnya itu semualah yg membuatku selalu terjaga dlm mempersiapkan pekerjaanku,” kata Rifian Arif, mantan produser di Trijaya Sindo Radio Medan, di akun facebooknya.

“Innalillahiwainnalillahi rojiun.. selamat jalan Bg Kadri (Eksekutif Produser iNews TV Biro Medan), semoga Allah terima seluruh amal ibadahmu dan ampuni segala dosamu, ALFATIHAH buatmu bang,” kata Arif.

Pemimpin Redaksi INews TV, Arya Sinulingga, juga menyatakan belasungkawanya. Arya dan Kadri pernah sama-sama menjadi Anggota KPID Sumut pada periode yang sama. “Pagi ini ketika aku bangun, aku terkejut mendapat kabar mengenai kepergianmu Abangku dan Sahabatku Ahmad Kadri Rasyid yang selalu memberi nasehat dan dukungan untuk aku bertahun-tahun,” kata Arya di linimasanya.

Arya pun menyebutkan, “Minggu seminggu yg lalu kita masih bertemu. Dan kita masih saling menguatkan. Dan ternyata dirimu pun masih bertanya ke temanku yang lain, mengenai kondisiku minggu lalu, karena dirimu segan untuk bertanya langsung ke aku. Maafkan aku tidak bisa melihatmu terakhir kali abangku. Selamat jalan abangku,” katanya.

Dedikasi Kadri di dunia komunikasi baik itu penyiaran, jurnalisme dan public relation, tak bisa diabaikan. Di sela kegiatannya di INews TV Sumut, Kadri juga membidani lahirnya situs berita akses.co. “Terkini dan Inspiratif, yang menjadi tagline akses.co, adalah dua kata yang beliau berikan,” kata Reza Shahab, Anggota Dewan Redaksi Akses.co.

Reza yang juga Direktur Keuangan PT Medan Akses Media (akses.co), menambahkan, Kadri merupakan sosok yang mengayomi dengan kemampuannya untuk mengendalikan orang-orang. “Beliau itu adalah manajer yang hebat. Dia bisa mengendalikan banyak orang untuk mencapai tujuan perusahaan dengan baik. Makanya di akses.co, beliau juga kami minta menjadi Komisaris Utama PT Medan Akses Media. Nasehat beliau selalu menjadi obat untuk kami dalam menjalankan akses.co. Selamat Jalan, PK…,” pungkasnya.(rih)

Comments

Komentar