Beranda INSPIRASI Mengenal Miliarder-miliarder Baru Dunia

Mengenal Miliarder-miliarder Baru Dunia

BERBAGI
Patrick (28) (kiri) dan John Callison (kanan) dua bersaudara asal Irlandia yang dikenal sebagai miliader termuda di dunia. (Akio Kon and Aidan Crawley/Bloomberg)
Patrick (28) (kiri) dan John Callison (kanan) dua bersaudara asal Irlandia yang dikenal sebagai miliader termuda di dunia. (Akio Kon and Aidan Crawley/Bloomberg)

Terkadang jalan menuju kekayaan harus dilalui dengan tequila, peralatan hiking dan mainan anak-anak. Itu termasuk diantara produk-produk yang membawa 195 orang miliader baru di dunia yang membuat debut mereka di daftar di FORMES World Billionaire tahun 2017. Sementara real estat, keuangan dan teknologi adalah jalur yang paling umum yang membuat orang menjadi kaya dan cara lainnya dengan dengan meluncurkan maskapai penerbangan.

Dikutip dari www.forbes.com, pengusaha yang mendominasi jajaran pendatang baru yang merintis kekayaan mereka dari awal diantaranya Yvon Chouinard, pendiri dan pemilik perusahaan patungan olahraga Patagonia. Sebagai pemanjat tebing dan surfer, ia mulai menjual peralatan hiking mulai 1965. Delapan tahun kemudian, ia membuka Patagonia di Ventura, California untuk menjalin persahabatan dengan pecinta alam. Di 2015, perusahaan tersebut memperoleh pendapatan sebesar U$ 750 juta.

Chouinard termasuk di antara 25 pendatang baru. 13%nya berasal dari Amerika Serikat dan 20% lainnya adalah orang Eropa, termasuk Norwegian Torstein Hagen, yang memulai usaha sejak 1997.

Sementara itu, sisanya lebih dari 60% pendatang baru berasal dari Asia atau Pasifik. Diantaranya Manny Stul, yang orang tuanya adalah pengungsi yang menetap di sebuah kamp pengungsi Australia saat dia masih bayi. Tujuhbelas tahun setelah Stul mengambil alih perjuangan Moose Toys, perusahaan ini menjual koleksi Shopkins yang populer dan mainan lainnya di lebih dari 80 negara.

Dari 60% miliarder baru dunia itu, 76 diantaranya berasal dari China. Jumlah tersebut melebihi miliader baru dari negara lain.

Salah satunya adalah Lucy Peng. Ia salah satu pendiri perusahaan e-commerce raksasa, Alibaba Group. Ia memiliki sekitar 2% saham di perusahaan jasa finansial, Ant Financial, yang mengumpulkan dana senilai U$ 60 miliar yang dilaporkan tahun lalu. Peng merupakan ketua eksekutif Ant yang dikenal sebagai satu dari 21 milisi wanita di China.

Selain Peng, 24 miliarder baru adalah berjenis kelamin wanita. 9 di antaranya juga berasal dari daratan China. Yang menonjol adalah Nguyen Thi Phuong Thao berasal dari Vietnam. Kekayaannya melambung dengan memunculkan maskapai penerbangan murah, VietJet Air, yang telah go public Februari lalu.

Yang lainnya adalah Yoshiko Shinohara, yang merintis karirnya dengan membuka perusahan paruh waktu di apartemennya di Tokyo sejak 1973.

Dia menjadi milyuner wanita pertama dari Jepang setelah harga saham perusahaannya, Temp Holdings, melonjak 50% di tahun lalu.

Wanita terkaya pendatang baru yang lain adalah tiga wanita bersaudara Amerika yang mewarisi Solil Management, perusahaan real estat New York, dari ayah mereka. Ketiga wanita itu adalah Amy Goldman Fowler, Jane Goldman dan Diane Kemper yang memiliki kekayaan masing-masing sebesar U$ 3 miliar dari kerajaan real estat mereka yang berjumlah 400 properti, termasuk juga saham di World Trade Center.

Tidak ketinggalan, miliarder baru lainnya berasal dari Irlandia, Patrick dan Jhon Collison. Keduanya dikenal sebagai miliader baru yang memiliki usia termuda 26 dan 28 tahun yang mendirikan Stripe, perusahaan pembiayaan atau leasing.

Masing-masing mereka memiliki kekayaan sekitar U$ 1,1 miliar, dengan aset perusahaan sebesar U$ 9,2 miliar di tahun lalu.

Miliarder termuda lainnya adalah Kevin Systrom (33). Kevin Systrom merupakan pendiri Instagram, yang memiliki kekayaan sekitar U$ 1,2 miliar. Systrom memiliki saham Instagram sebesar 40%, saat Facebook membelinya seharga U$ 1 miliar di 2012. Systrom merupakan pemilik saham terbesar yang nilai sahamnya sudah meningkat sejak saat itu.

Miliarder baru lainnya adalah Francisco Beckmann Vidal. Di usianya, 77 tahun, Fransisco yang berasal dari Meksiko itu berhasil masuk ke dalam kelompok miliarder baru dengan membuat perusahaan minuman keras. Kekayaannya mencapai U$ 5,2 miliar, setelah pembuat tequila, Jose Cuervo mengumumkan penawaran sahamnya di bursa Meksiko. Perusahaan bisnis yang berpusat di kota Tequila, Meksiko itu telah dijalani keluarganya selama 11 generasi.

Comments

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here