Beranda INSPIRASI Di Alam Bebas, Eks Pecandu Narkotika Maknai Tujuan Hidup

Di Alam Bebas, Eks Pecandu Narkotika Maknai Tujuan Hidup

BERBAGI
Salah satu aktivitas outing Aftercare Sumut di Tangkahan, beberapa waktu lalu. (ist)
Salah satu aktivitas outing Aftercare Sumut di Tangkahan, beberapa waktu lalu. (ist)

akses.co – Bisa terlepas dari jeratan narkotika menjadi hal yang disyukuri mantan pecandu narkotika. Untuk tetap berada pada jalur positif, sejumlah kegiatan bermanfaat dilakukan, salah satunya dengan menggelar outing ke wisata alam seperti yang digelar Aftercare Sumut.

Mulai 20 hingga 22 April lalu, belasan mantan pecandu menggelar wisata alam ke area wisata Tangkahan, Langkat.

“Ini adalah satu di antara kegiatan yang menjadi program Aftercare. Tujuannya pun sederhana, kami para mantan pengguna ingin mengenal kembali alam bebas tanpa stigma agar ke depan kami bisa menatap dunia dan melangkah dengan keyakinan bahwa kami tak akan jatuh lagi dan terus berkreatifitas tanpa batas ” ungkap Ridho Sanzaya, koordinator Aftercare didampingi penanggungjawab kegiatan, Handoko, Minggu (22/4/2018).

Kegiatan tersebut kata dia menjadi wadah untuk mengeksplorasi diri, melalui program probing atau penggalian diri yang akan menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, kekuatan dan harapan, serta membangun solidaritas antara staf dan klien.

“Setelah ini, kami berharap tak ada batasan dan jarak antara staf dan klien, karena kami di sini semua adalah keluarga. Keluarga kedua yang terbangun di atas landasan komitmen dan keinginan kuat untuk sama-sama hidup sehat tanpa narkoba,” ucap Ridho.

Dirinya juga menerangkan, dalam outing, ada beberapa agenda kegiatan yang dilakukan selaras tujuan kegiatan yakni menjalin keakraban dan mengasah kemampuan dalam berkarya.
Di antaranya yakni, tubbing, mengarungi derasnya arus Tangkahan, morning meeting, share feeling, sport activity dan refleksi malam.

“Keakrabannya dapat, disiplin sehatnya juga dapat, dan yang terpenting ada penyesalan yang tumbuh dari diri pribadi dan berkomitmen untuk berubah dan menjadi lebih baik lagi saat kembali ke keluarga masing-masing,” terangnya.

Masih menurut Ridho, para klien yang memiliki latar belakang yang sama sebagai pecandu zat adiktif memiliki resiko besar kambuh kembali saat kembali ke keluarganya jika tidak dibekali dengan pengetahuan dan coping skill.

“Kekambuhan bisa saja terjadi kapan dan di manapun karena tidak ada batas waktu dalam penyembuhannya. Setidaknya, dengan bekal ilmu pengetahuan dan copingskill yang didapat baik saat di rumah aman Aftercare dan di alam bebas, mereka bisa berkreatifitas dan mengalihkan perhatiannya dari dunia adiktif (candu),” sebut Ridho. (sam)

Comments

Komentar