Beranda INSPIRASI 5 September; Raja Inal, Rizal Nurdin dan Edy Rahmayadi

5 September; Raja Inal, Rizal Nurdin dan Edy Rahmayadi

BERBAGI
Dua Mantan Gubsu, Tengku Rizal Nurdin (depan) dan Raja Inal Siregar, dalam sebuah kesempatan. (twitter/arbainrambey)
Dua Mantan Gubsu, Tengku Rizal Nurdin (depan) dan Raja Inal Siregar, dalam sebuah kesempatan. (twitter/arbainrambey)

akses.co – Letjend TNI (Purn) Edy Rahmayadi dan pasangannya, Musa Rajekshah, dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara – Wakil Gubernur Sumut pada 5 September 2018. Mereka dilantik tepat 13 tahun setelah warga Sumut kehilangan Gubsu Mayjend TNI (Purn) HT Rizal Nurdin, dalam musibah Pesawat Mandala Airline, 5 September 2005.

Pesawat tersebut terbang dari Medan menuju Jakarta dan mengangkut 117 orang (112 penumpang dan 5 awak). Penumpang yang tewas berjumlah 100 orang dan 49 orang di darat turut menjadi korban. Sedikitnya 17 penumpang di laporkan selamat.

Ketepatan tanggal ini mungkin hanya kebetulan. Sebab sebelumnya, pelantikan Edy – Musa direncanakan pada 17 September 2018. Tapi karena kebutuhan dan penyesuaian waktu dari Presiden RI, Joko Widodo, maka pelantikan Gubsu – Wagubsu dipercepat bersama dengan pelantikan gubernur – wakil gubernur sejumlah daerah.

Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah
Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah

Jatuhnya Pesawat Mandala Penerbangan RI 91, pada 5 September 2005, beberapa menit setelah take off dari Bandara Polonia, adalah satu peristiwa besar dalam sejarah Sumatera Utara. Selain Mayjend TNI (Purn) HT Rizal Nurdin, yang saat itu menjabat sebagai Gubsu, warga Sumut juga kehilangan mantan Gubsu Letjend TNI (Purn) Raja Inal Siregar, dan ulama Al Washliyah sekaligus Anggota DPD RI, Ustadz Abdul Halim Harahap, yang turut menjadi korban dalam musibah itu.

Raja Inal Siregar (Gubsu 1988 – 1999), HT Rizal Nurdin (1999 – 2005) dan Edy Rahmayadi (2018 – 2023) memang orang yang berbeda dari generasi berbeda pula. Tapi ketiganya saya yakini pernah bertatap muka. Ketiganya adalah alumni Akademi Militer (Akmil) yang berasal dari Sumatera Utara. Raja Inal adalah lulusan Akmil 1961, Rizal Nurdin lulusan Akmil 1974 dan Edy Rahmayadi adalah lulusan Akmil 1985.

Secara khusus Edy Rahmayadi pernah menceritakan kedekatannya dengan HT Rizal Nurdin. Saat menjabat sebagai Pangdam I/BB, Edy tak sungkan bercerita kalau dirinya saat berpangkat perwira pertama, sering makan di rumah Rizal Nurdin. Diketahui saat HT Rizal Nurdin menjabat sebagai Pangdam I/BB medio 1997, Edy Rahmayadi juga bertugas di jajaran Kodam I/BB.

Ya. Sejarah telah dibuat Raja Inal Siregar dan HT Rizal Nurdin untuk Sumatera Utara baik dalam karir militer maupun gubernur. Kali ini giliran junior mereka pula, Edy Rahmayadi, yang akan berupaya untuk mengukir sejarahnya untuk Sumatera Utara. Selamat bertugas Gubsu dan Wagubsu Periode 2018 – 2023, Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah. (adc)

 

 

Comments

Komentar