Insiden, Tim BPBD dan PMI Serta TRC Aceh Singkil Di Usir Warga

SINGKIL, akses.co Darmawandi (3), Korban tenggelam Aceh Singkil, Aceh telah ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia, Senin (21/9/2020) dini hari.

Anak dari pasangan Nazarudin dan Darma Wati itu tenggelam di desa Teluk Rumbia Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, Aceh itu dikabarkan tenggelam pada Minggu 20 september 2020 sekitar Pukul 17:30 Wib.

Warga yang di komandoi oleh Ketua BPKam Teluk Rumbia Ariyanto serta Sekdes Rantau Gedang Abdul Malik, menemukan balita yang tenggelam itu dalam keadaan terapung sebelum mendapati muara Kecamatan Kuala Baru Paser Terandam, Senin (21/9/2020) dinihari.

Pada saat evakuasi korban, ada insiden yang terjadi, antara keluarga korban bersama warga dengan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berada dihalaman rumah duka.

Pada malam hari itu terlihat keluarga dan warga mengusir Tim dari BPBD Aceh Singkil, PMI Aceh Singkil, serta TRC.

Zulkarnain, salah seorang keluarga korban saat dihubungi awak media membenarkan insiden itu dan menyebutkan bahwa pengusiran itu terjadi karena keluarga dan warga emosi sebab pihak Tim BPBD, PMI dan TRC tidak sempat ikut dalam pencarian korban.

“Benar bahwa keluarga korban dan warga mengusir pihak tim BPBD, PMI serta TRC dikarenakan tidak sempat ikut dalam pencarian keponakan kami,” kata Zulkarnain.

Sebab, lanjutnya, saya sendiri yang meminta bantuan kepada pihak BPBD melalui telepon WhatsApp langsung dengan kepala BPBD Aceh Singkil Mohd Ichsan sekira Pukul 18:32 WIB, dengan mengatakan bahwasanya keponakan kami tenggelam di sungai.

“Memang betul pihak Tim BPBD, PMI dan TRC turun ke Teluk Rumbia dengan membawa speed boat sekitar Pukul 23:05 WIB tapi sayang speed boatnya dalam keadaan rusak, dan dalam Video siaran langsung dari akun Facebook saya baju orange bukan pihak Tim, tapi paman korban,” Imbuhnya.

Untuk kedepan, tambahnya, kami berharap kepada pihak BPBD, PMI dan TRC agar selalu mengutamakan persiapan alat-alat yang di butuhkan, sebab pertolongan mereka sangat dibutuhkan oleh warga disaat kejadian seperti ini,” Tutupnya

Saat dihubungi akses.co, Kepala BPBD Aceh Singkil Mohd Ichsan mengatakan bahwa sekitar pukul 20.00 Wib Tim BPBD Aceh Singkil sudah berada dilokasi. “Sekitar pukul 20.00 Wib anggota saya beberapa orang sudah dilapangan,
Sedangkan anggota saya yang lain menyiapkan speed boat”, Katanya.

Karena ada kendala teknis, mengakibatkan speed boat tersebut agak lama sampai dilokasi dan ditambah ada kendala mesinnya, Sambungnya.

Akibat keterlambatan itu, Mohd Ichsan mengatakan minta maaf. “Atas keterlambatan dan kendala teknis tersebut kami mohon maaf yang sebesar besarnya”, Tutupnya (SM)

Artikel Terkait