Ini Nih Sponsor Utama PSMS di Liga 1

akses.co – Angin segar berhembus ke kubu PSMS Medan jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2018 Maret mendatang. Siapa sponsor utama klub berjuluk Ayam Kinantan terjawab sudah.

Namun sponsor di kompetisi kasta tertinggi sepakbola di tanah air tersebut bukanlah produk yang sudah dikenal luas khususnya di Kota Medan. Namanya North Cliff, perusahaan investasi, pembiayaan dan properti serta bursa saham resmi menandatangani kerja sama selama satu musim dengan PSMS.

Dodi Taher menjelaskan, North Cliff merupakan sponsor utama PSMS musim ini. “Jadi begini sebenarnya dengan masuknya North Cliff PSMS lebih terurus dan lebih pasti dengan kegiatan kedepan. Karena mereka adalah Sponsor utama kita,” jelasnya pada acara penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara kedua belah pihak di markas PSMS , Komplek Stadion Kebun Bunga Medan, Senin (5/2/2018) siang.

Dodi menyebutkan, lambang North Cliff bakal berada di bagian depan Jersey PSMS Medan di Liga 1.

Chief Executive Officer (CEO) North Cliff, Erry Sulistio, mengatakan, keputusan pihaknya mensponsori PSMS dilandasi sejarah keluarganya dengan klub yang bermarkas di Komplek Stadion Kebun Bunga Medan. Erry, merupakan putra salah seorang mantan ketua PSMS tahun 1975-1982, Muslimin.

“Saya memperhatikan PSMS jauh hari sebelum ada niatan berpartisipasi. Hanya saja saat itu saya masih merintis usaha. Setelah usaha berkembang, saya mau berpartisipasi di sepakbola,” ungkap Erry di sela-sela MoU.

Bagi Erry, atar belakang sejarah panjang antara PSMS dan keluarganya jadi alasan kuat. “Saya masih ingat saat usia enam dan tujuh tahun diajak ayah saya ke Kebun Bunga dan Teladan. Saat itu melihat pemain legenda seperti Nobon (Kayamudin), Parlin (Siagian), Ponirin Meka yang melegenda di zamannya,” ucapnya.

Sempat berniat merapat ke PSMS dua tahun lalu, kondisi sepak bola Indonesia yang tidak menentu lantas membuatnya mengurungkan niat tersebut.

“Kerinduan saya terhadap PSMS mulai menjangkiti pikiran saya dua tahun lalu. Namun, pada saat itu jangankan PSMS, PSSI juga sempat vakum terkena sanksi FIFA. Sehingga, saya tunda (sponsori) PSMS hingga ada kejelasan PSSI,” bebernya.

Lalu, setelah sanksi FIFA lepas dari Indonesia, Erry yang juga alumni universitas di Amerika Serikat ini menghubungi manajemen PSMS. “Hingga terjadilah kontrak dan kerja sama hari ini,” tegasnya.

Erry yang didampingi Managing Director North Cliff, John Zachary, menambahkan, harapan PSMS bisa terus eksis dan kembali ke era kejayaaannya dan melegenda. “Saya ingat PSMS main lawan Persija sekitar sepuluh tahun lalu, saat itu di Gelora Bung Karno. Sayangnya, 10 tahun belakangan tak terdengar lagi. Saya harap di bawah Pak Dodi (Taher, CEO PSMS) dan Pak Djanur (Djadjang Nurdjaman pelatih PSMS) bisa jaya. Ini sudah terlihat di Piala Presiden yang lolos ke semifinal,” ungkapnya.

“Saya ingin impian saya waktu kecil bisa terulang lagi di tahun 2018,” pungkasnya. (sam)

Artikel Terkait