NEWS

Humas Unimed Akui Pakai Jasa TNI, Mapala Unimed Bentrok Dengan TNI di Kampus

MEDAN, akses.co – Video yang menunjukkan personel TNI masuk ke kampus Universitas Negeri Medan (Unimed) viral. Dalam video yang berdurasi 46 detik itu, tampak oknum TNI berpakaian loreng khas TNI menyeret, menendang dan memcekik mahasiswa saat bentrokan terjadi.

Saat terjadi keributan, seorang pria berbaju merah terlihat terjatuh dan ditarik pria yang menggunakan seragam satpam. Setelah berdiri, pria berbaju merah itu mendatangi seseorang berbaju TNI dan kembali terjadi keributan.

Terkakt hal itu, dikutik dari detikcom, Sabtu (3/10), pihak Unimed pun memberikan penjelasan. Kepala Humas Unimed Muhammad Surip mengatakan peristiwa itu terjadi di depan sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Unimed pada, Jumat (2/10). Keributan berawal saat adanya bangunan liar di wilayah sekretariat UKM yang akan ditertibkan oleh pihak kampus.

Pihak kampus mengatakan melibatkan TNI dan polisi agar penertiban berjalan lancar.

“Pada saat ditertibkan, ternyata mereka melawan, tidak mau ditertibkan. Terjadi keributan kecil saat ditertibkan itu,” kata Surip saat dimintai konfirmasi.

Surip mengatakan penertiban dilakukan karena pihaknya tidak memperbolehkan didirikannya bangunan lain di wilayah sekretariat UKM. Penertiban ini juga dilakukan setelah Wakil Rektor III Unimed memberikan surat peringatan (SP) ketiga.

Terkait adanya TNI di dalam kampus, Surip mengatakan pihaknya memang meminta bantuan pada proses penertiban. Hal itu dilakukan agar proses penertiban berjalan lancar.

“Kami kan mohon bantuan dari polisi sama TNI agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, supaya tertib saja. Supaya tidak terjadi hal lain,” ujarnya.

Surip mengatakan bangunan liar yang berada di sekitar sekretariat UKM itu sudah ditertibkan. Situasi di lokasi keributan, kata Surip, juga sudah kondusif. “Sekarang sudah kondusif dan sudah tidak ada apa-apa,” jelasnya.(ggs)

Comments
To Top