ADVERTORIAL

HKTI Sumut Sosialisasi Program On Farm Petani Mandiri di Pematang Johar

DELISERDANG – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumut gelar sosialisasi program on farm petani mandiri di Desa Pematang Johar, Labuhan Deli, Deliserdang, Senin (18/1). HKTI ingin agar pertanian di Sumut dan petani bisa sejahtera.

Ketua HKTI Sumut, H. Gus Irawan Pasaribu SE, Ak, MM, CA, mengatakan potensi pertanian di Pematang Johar harus lebih dioptimalkan agar punya manfaat besar, sehingga warga sekitar bangga jadi seorang petani.

“Kami ingin Desa Pematang Johar ini jadi Desa binaan ke dua HKTI, seperti Desa Lubuk Kertang di Brandan, Langkat. Kami akan fasilitasi hulu ke hilir pertanian masyarakat agar hasilnya bisa dirasakan dengan baik,” kata Gus Irawan.

Menurutnya, Pematang Johar dengan luas lahan pertanian 1750 hektare, tentu sangat strategis dalam menopang ketahanan pangan. Oleh sebab itu, HKTI menggandeng banyak pihak agar program on farm petani mandiri ini sukses dan petani untung besar.

“Kami ajak BNI untuk bantu pembiayaan, Asuransi Jasindo untuk asuransi pertanian warga jika terjadi gagal panen, Bulog untuk membeli hasil pertanian warga. Bahkan BNN pun kami gandeng untuk ikut mensosialisasikan pertanian agar generasi muda terhindar dari bahaya narkotika,” kata Gus Irawan.

Gus optimis Desa Pematang Johar bisa jadi desa terbaik pertama skala nasional. Jadi bukan hanya sudah baik dalam pengelolaan wisata dan administrasi desa saja, namun pengelolaan pertanian yang punya manfaat bagi warga harus kita dorong agar bisa jadi Desa percontohan untuk pertanian warga.

Kepala Desa Pematang Johar, Sudarman SPD, mengucapkan terimakasih kepada HKTI Sumut yang sudah memilih Pematang Johar untuk program on farm petani mandiri. Menurutnya, dengan luas Desa yang lahannya 80 persen lebih itu sawah, tentu akan besar sekali manfaatnya bagi warga dengan adanya program ini.

“Saat ini kami mau mencoba agar sawah disini bisa panen 3 kali dalam setahun, jadi tidak lagi hanya 2 kali dalam setahun. Kami berharap ada support besar dari HKTI agar kreasi pertanian disini berhasil dan hasilnya baik,” kata Sudarman.

Sudarman mengatakan, nantinya pihak Desa akan menyiapkan 50 hektare lahan untuk dijadikan kebun wisata petik buah. “Nantinya lahan tersebut bisa jadi objek wisata bagi masyarakat, jadi selain punya manfaat hasil kebunnya, juga punya manfaat untuk wisata didalamnya,” tutup Sudarman.

Acara ini juga dihadiri perwakilan Bank BNI, Asuransi Jasindo, Bulog, BNN, Camat Labuhan Deli, para kelompok tani, dan unsur HKTI Sumut diantaranya, Sekretaris HKTI Sumut, Muhammad Syah SAg, Bendahara, H Kamsir Aritonang SE, Ak, Wakil Ketua Robert L. Tobing, Fadli Abdina, Lia Anwar dan Robi Angriawan. (ggs)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.